SPONSORED

Nico Rosberg Bela Oliver Bearman di Tengah Ancaman Ban F1

Notifikasi
Sportrik Media
Sportrik Media
0
Nico Rosberg Bela Oliver Bearman di Tengah Ancaman Ban F1 TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Mantan juara dunia Nico Rosberg membela pembalap Haas, Oliver Bearman, atas penalti kontroversial di Grand Prix Italia 2025. Bearman menerima penalti 10 detik dan dua poin penalti karena dianggap menyebabkan tabrakan dengan Carlos Sainz dari Williams, menempatkannya di ambang larangan balapan.


Insiden Kontroversial di Monza

Insiden terjadi di chicane Turn 4/5 Monza saat Sainz mencoba menyalip dari sisi luar. Bearman, yang mempertahankan posisi di sisi dalam, bersenggolan dengan Sainz, menyebabkan keduanya berputar. Stewards menilai Bearman bertanggung jawab karena tidak memberikan ruang, sesuai pedoman FIA bahwa mobil penyerang berhak atas jalur balap jika poros depannya berada di depan di apex tikungan.

Pecco Bagnaia Gagal Finis di Assen MotoGP 2026 karena Masalah Rem
Baca JugaPecco Bagnaia Gagal Finis di Assen MotoGP 2026 karena Masalah Rem

Namun, Rosberg tidak setuju dengan keputusan tersebut. Ia menilai Sainz seharusnya memberikan ruang lebih untuk Bearman, yang sudah memiliki setengah panjang mobil di sisi dalam.

ADVERTISEMENT
“Oliver Bearman punya setengah panjang mobil di sana! Bukan hanya sayap depan. Mengapa Carlos Sainz tidak memberikan ruang? Jika dia melakukannya, tabrakan bisa dihindari,” ujar Rosberg di Sky F1.


Dukungan dari Jamie Chadwick

Rosberg tidak sendirian. Pembalap Inggris Jamie Chadwick juga menyebut penalti untuk Bearman tidak adil. Menurutnya, insiden ini mirip dengan tabrakan antara Yuki Tsunoda dan Liam Lawson di chicane yang sama.

“Seharusnya tidak ada penalti 10 detik untuk Bearman. Saya tidak tahu ke mana dia harus pergi. Insiden ini bisa dihindari jika Sainz memberikan lebih banyak ruang,” kata Chadwick.


Ancaman Larangan Balapan

Dengan dua poin penalti tambahan, Bearman kini mengoleksi 10 poin penalti dalam 12 bulan terakhir, hanya dua poin dari ambang batas 12 poin yang memicu larangan balapan satu seri. Ia harus melewati empat balapan berikutnya—Azerbaijan, Singapura, Amerika Serikat, dan Meksiko—tanpa penalti tambahan untuk menghindari sanksi. Poin pertamanya akan kadaluarsa pada 2 November 2025, setelah Grand Prix Brasil.

Bearman mengaku kecewa dengan hasil balapan, terutama karena ia merasa memiliki kecepatan untuk finis di zona poin. “Mobil terasa hebat, kami cepat hari ini. Tanpa insiden, saya pikir kami bisa finis di poin,” ujarnya.

ADVERTISEMENT


Dampak dan Prospek ke Depan

Kontroversi ini menyoroti tantangan Bearman sebagai rookie di musim debutnya bersama Haas. Meski menunjukkan kecepatan kompetitif, penalti ini menambah tekanan untuk tampil tanpa kesalahan di sisa musim. Dukungan dari Rosberg dan Chadwick mencerminkan pandangan bahwa keputusan stewards terlalu keras, terutama dalam konteks pertarungan sengit di kelas menengah.

Sementara itu, Ferrari tetap menjadi sorotan di Monza, dengan tifosi memberikan dukungan besar untuk Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, meskipun hanya finis keempat dan keenam.


ADVERTISEMENT

Dukungan Nico Rosberg untuk Oliver Bearman menyoroti ketidaksetujuan terhadap keputusan penalti di Grand Prix Italia 2025. Dengan ancaman larangan balapan membayangi, Bearman harus ekstra hati-hati di balapan mendatang. Untuk pembaruan lebih lanjut, kunjungi Sportrik.

Klasemen FORMULA-1 DRIVERS CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
1
Kimi Antonelli
Kimi Antonelli Mercedes
171
2
George Russell
George Russell Mercedes
131
3
Lewis Hamilton
Lewis Hamilton Ferrari
125
4
Oscar Piastri
Oscar Piastri McLaren
80
5
Charles Leclerc
Charles Leclerc Ferrari
79
6
Lando Norris
Lando Norris McLaren
79
7
Max Verstappen
Max Verstappen Red Bull
73
8
Isack Hadjar
Isack Hadjar Red Bull
42
9
Pierre Gasly
Pierre Gasly Alpine F1 Team
41
10
Liam Lawson
Liam Lawson Racing Bulls
30
Klasemen FORMULA-1 CONSTRUCTORS CHAMPIONSHIP
POS FOTO CONSTRUCTOR PTS
1
Mercedes
Mercedes
302
2
Ferrari
Ferrari
204
3
McLaren
McLaren
159
4
Red Bull
Red Bull
115
5
Alpine F1 Team
Alpine F1 Team
57
6
Racing Bulls
Racing Bulls
44
7
Haas F1 Team
Haas F1 Team
21
8
Williams
Williams
11
9
Audi
Audi
2
10
Aston Martin
Aston Martin
1

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU