SPONSORED

MotoGP Ingin Kalender Masa Depan Berisi 22 Super Bowl

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
MotoGP Ingin Kalender Masa Depan Berisi 22 Super Bowl TO NEWS OVERVIEW
© Gold and Goose

Carlos Ezpeleta mengatakan MotoGP ingin membangun kalender masa depan yang berisi 22 event besar dengan standar pengalaman seperti Super Bowl. Pernyataan tersebut disampaikan setelah MotoGP Sports Entertainment Group dan lima pabrikan utama mencapai kesepakatan komersial baru yang berlaku hingga 2031.

Kesepakatan tersebut melibatkan Honda, Yamaha, Ducati, Aprilia, dan KTM. Dengan kontrak lima tahun baru, MotoGP kini memiliki dasar komersial yang lebih stabil untuk mengembangkan kalender, memperkuat nilai event, serta meningkatkan pendapatan dari penonton, sponsor, dan distribusi konten.

Ezpeleta menyebut jumlah penonton langsung meningkat sedikit di atas 10 persen pada musim lalu dan pertumbuhan tersebut berlanjut pada tahun ini. Menurutnya, kehadiran penonton di sirkuit bukan hanya penting untuk angka tiket, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun setiap Grand Prix sebagai event utama dengan daya tarik lebih luas.

Ai Ogura Pimpin Practice Brno 2026, Aprilia Kuasai Ducati
Baca JugaAi Ogura Pimpin Practice Brno 2026, Aprilia Kuasai Ducati

“Target akhirnya adalah memiliki 22 Super Bowl di seluruh dunia. Itu masih lebih jauh dalam waktu, tetapi dari sisi itu kami melihat dorongan positif pada event-event kami,” kata Ezpeleta.

ADVERTISEMENT

Perbandingan dengan Super Bowl tidak berarti MotoGP ingin mengubah identitas balapannya. Fokus utamanya adalah memperkuat cara event disajikan kepada penonton. MotoGP menilai kualitas persaingan di lintasan sudah menjadi aset utama, tetapi pengalaman di luar lintasan, aktivasi penggemar, hospitality, merchandise, dan produksi konten masih memiliki ruang besar untuk berkembang.

Ezpeleta menyoroti hospitality sebagai salah satu area yang akan ditingkatkan melalui kerja sama dengan Quint. MotoGP juga ingin mengembangkan merchandise dengan membangun nilai brand pabrikan, tim, dan pembalap. Strategi tersebut penting karena pendapatan per penggemar dinilai masih belum maksimal dibanding potensi jumlah penonton global kejuaraan.

“Kami memiliki balapan yang luar biasa dan baru menyentuh permukaan dalam banyak area. Hospitality adalah salah satunya, merchandise juga area lain karena masih banyak yang dapat kami lakukan untuk membangun brand pabrikan, tim, dan pembalap,” ujar Ezpeleta.

ADVERTISEMENT

Kalender juga menjadi bagian utama dari rencana pertumbuhan. MotoGP akan menambah dua event kota pada 2027 melalui Grand Prix Argentina di Buenos Aires dan Grand Prix Australia di Adelaide. Format downtown event tersebut diproyeksikan memperluas akses penggemar, meningkatkan nilai promosi kota tuan rumah, dan menjadikan Grand Prix lebih dekat dengan pusat aktivitas publik.

Selain Argentina dan Australia, MotoGP tetap melihat Asia Tenggara dan Amerika Serikat sebagai pasar strategis. Asia Tenggara penting bagi pabrikan karena basis penggemar dan pasar sepeda motor yang besar, sementara Amerika Serikat menjadi wilayah kunci bagi penyelenggara dan investor setelah masuknya Liberty Media ke dalam struktur bisnis kejuaraan.

Ezpeleta juga menilai sponsorship menjadi peluang besar karena MotoGP masih berada di bawah potensi monetisasi per penggemar. Masuknya mitra baru ke sejumlah tim setiap bulan disebut sebagai indikasi bahwa akuisisi oleh Liberty Media mulai memberi dampak pada pertumbuhan komersial olahraga.

ADVERTISEMENT

Pengembangan konten menjadi pilar lain dalam strategi tersebut. MotoGP ingin meningkatkan distribusi dan kualitas produksi, termasuk kemungkinan memperkenalkan komunikasi audio dengan tim dan kemudian pembalap. Fitur seperti itu diharapkan dapat memperkaya pengalaman penonton di rumah, perangkat mobile, dan media sosial tanpa mengubah inti kompetisi di lintasan.

Rencana “22 Super Bowl” pada akhirnya menegaskan arah MotoGP setelah kesepakatan komersial baru diselesaikan. Kejuaraan tidak hanya ingin memperluas kalender, tetapi juga menaikkan standar setiap Grand Prix sebagai produk hiburan global. Fokus berikutnya akan tertuju pada implementasi mulai 2027, ketika regulasi teknis baru, kalender kota, dan strategi komersial baru mulai berjalan bersamaan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU