SPONSORED

Mercedes Selidiki Penurunan Performa Antonelli di GP Belanda

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Mercedes Selidiki Penurunan Performa Antonelli di GP Belanda
TO NEWS OVERVIEW
Mercedes Selidiki Penurunan Performa Antonelli di GP Belanda

Kimi Antonelli mengakui bahwa ia mengalami “paruh kedua yang sulit” di Zandvoort, di mana ia finis sebagai runner-up dan tertinggal 11 detik dari pemenang Lando Norris. Mercedes pun langsung bergerak cepat untuk menguak misteri di balik penurunan performa tersebut.

Pembalap muda Italia itu sebenarnya memulai Grand Prix dengan gemilang. Setelah start dari posisi ketiga, ia berhasil menyalip rekan setimnya, George Russell, untuk mengamankan posisi kedua di akhir lap pertama. Namun, seiring berjalannya balapan, Kimi Antonelli mulai merasakan ada yang tidak beres dengan keseimbangan mobil W17-nya.

“Sungguh aneh karena saya merasa nyaman dengan ban medium. Saya merasa cukup baik dengan ban hard pertama, tetapi pada ban hard kedua, rasanya sangat aneh,” jelas Antonelli setelah finis di belakang Norris. Ia mengaku kehilangan kepercayaan diri menjelang akhir balapan, terutama saat harus bertahan dari tekanan duo Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, serta Russell yang mengejar dari belakang.

Rekaman Sirkuit Madrid dari Helikopter Polisi, F3 Uji Coba
Baca JugaRekaman Sirkuit Madrid dari Helikopter Polisi, F3 Uji Coba

Kondisi ini membuat Mercedes langsung melakukan penyelidikan mendalam. Direktur Teknik Trek Mercedes, Andrew Shovlin, mengungkapkan bahwa setiap set ban yang digunakan Antonelli menunjukkan gejala oversteer yang semakin parah. “Kami tidak mengubah mobil atau menambah keseimbangan aerodinamis, jadi kami benar-benar menyelidiki data untuk mencari tahu penyebabnya,” ujarnya dalam video debrief tim.

ADVERTISEMENT

Shovlin juga menekankan pentingnya menyelesaikan masalah ini sebelum balapan berikutnya di Italia, yang merupakan kandang Antonelli. “Persaingan kini sangat ketat. Kami masih menunggu pembaruan besar yang akan membantu, tetapi sementara itu, ini akan menjadi pertarungan yang sengit,” tambahnya.

Meski menghadapi masalah, Antonelli tetap bisa mengamankan posisi kedua setelah Russell, yang menjalani strategi berbeda, rela membiarkannya lewat. “George, saya harus berterima kasih karena dia membuat hidup saya jauh lebih mudah. Namun, saya merasa kami sedikit mengambil risiko dengan strategi ini, baik untuk saya maupun George,” ungkap Antonelli. Ia menilai bahwa P2 adalah hasil maksimal yang bisa diraih, mengingat kecepatan McLaren di paruh kedua balapan terlalu kuat.

Dengan balapan di Monza yang semakin dekat, Mercedes berharap bisa menemukan akar masalah ini. Antonelli sendiri akan menghadapi hukuman penalti mesin akibat masalah keandalan, sehingga performa mobilnya harus benar-benar optimal untuk bisa bersaing di depan para pendukungnya sendiri.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU