SPONSORED

Mercedes Dominan di Baku, tapi Rival Masih Skeptis

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Mercedes Dominan di Baku, tapi Rival Masih Skeptis
TO NEWS OVERVIEW
Mercedes Dominan di Baku, tapi Rival Masih Skeptis

George Russell tampil mengesankan dengan mencatat waktu tercepat di kedua sesi latihan bebas Formula 1 Grand Prix Azerbaijan di Sirkuit Kota Baku, Kamis. Pebalap Mercedes itu unggul hampir satu detik dari pesaing terdekatnya, Max Verstappen dari Red Bull yang tertinggal 0,827 detik. Dominasi ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena Mercedes belum membawa paket upgrade terbaru untuk mobil W17 mereka.

Red Bull, yang akan memperkenalkan paket upgrade besar terakhir untuk RB22 minggu ini, mengakui kecepatan Mercedes di luar dugaan. Direktur teknis Pierre Wache mengatakan, “Saya tidak menyangka selisihnya sebesar ini, terutama di trek lurus. Kami harus menganalisis apakah ini karena slipstream atau faktor lain. Tetapi jelas kami memiliki pekerjaan rumah untuk mengejar mereka.”

Isack Hadjar, yang kembali membalap setelah absen, juga merasa Mercedes terlalu cepat. “Sedikit mengejutkan, mengapa mereka begitu jauh. Saya pikir kami memiliki mobil yang bagus dan bisa bersaing dengan McLaren dan Ferrari, tapi Mercedes benar-benar di luar jangkauan,” ujarnya.

F1 2026: Imola Siap Jadi Penyelamat Akhir Musim
Baca JugaF1 2026: Imola Siap Jadi Penyelamat Akhir Musim

Meski demikian, pihak Mercedes sendiri tidak mau jemawa. Wakil principal Bradley Lord, yang memimpin tim akhir pekan ini karena Toto Wolff absen, menekankan bahwa selisih waktu tersebut belum menggambarkan kekuatan sebenarnya. “Saya rasa jarak itu tidak representatif. Kami menjalani lebih banyak putaran dengan ban soft di FP2. Max hanya sekali mencoba, begitu juga McLaren. Jadi jangan terlalu membaca banyak dari hasil ini,” jelas Lord.

ADVERTISEMENT

Russell memang tampil konsisten sepanjang hari. Di Madrid, ia mengakui sudah tidak lagi bersaing dalam perebutan gelar, tetapi awal akhir pekan di Baku memberikan harapan baru. “George tahun lalu sakit di sini tapi tetap finis P2. Jadi sirkuit ini cocok untuknya. Dia cepat di semua sirkuit, tapi di sini hasilnya selalu kuat,” tambah Lord.

Persaingan di Baku masih terbuka lebar. Mercedes mungkin memiliki keunggulan, tetapi dengan strategi dan kondisi trek yang bisa berubah, rival-rival seperti Red Bull, Ferrari, dan McLaren tidak akan menyerah begitu saja. Sesi kualifikasi dan balapan akan menjadi ujian sesungguhnya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU