Musim Formula 1 2026 telah berjalan hingga putaran ke-16, namun para penggemar belum sekalipun menyaksikan balapan dalam kondisi lintasan basah di bawah regulasi teknis anyar. Sejumlah penyesuaian regulasi telah diterapkan oleh FIA demi meredam kekhawatiran soal jarak pandang dan keselamatan berkendara di tengah hujan lebat.
Kendati demikian, tantangan terbesar justru terletak pada performa kompon ban lansiran Pirelli. Sejumlah pembalap mengeluhkan kesulitan mendasar dalam mencapai serta menjaga suhu optimal pada ban intermediate, yang membuat opsi balapan hujan di lintasan dingin seperti Montreal dinilai sebagai skenario penuh risiko.
Di sisi lain, Pierre Gasly menilai bahwa Sirkuit Sepang di Malaysia memegang karakteristik ideal untuk menggelar ujian perdana balapan basah regulasi baru ini. Permukaan aspal yang kasar serta temperatur udara yang tinggi diyakini mampu membantu drainase air dan menjaga temperatur ban tetap terjaga dengan baik.

Pernyataan tersebut turut didukung oleh teknisi senior Pirelli, Simone Berra, yang melihat Malaysia sebagai arena pengujian teraman dan paling representatif. Karakteristik termal di Sepang diyakini sanggup mengeliminasi kendala suhu dingin yang sempat menghantui sesi uji coba awal musim di Silverstone dan Magny-Cours.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!