SPONSORED

Menengok Perjalanan Karier F1 Sergio Perez Menuju Rekor 300 Grand Prix

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Menengok Perjalanan Karier F1 Sergio Perez Menuju Rekor 300 Grand Prix
TO NEWS OVERVIEW
Menengok Perjalanan Karier F1 Sergio Perez Menuju Rekor 300 Grand Prix

Menjelang balapan akhir pekan ini, Sergio Perez bersiap untuk bergabung dengan kelompok eksklusif pembalap yang telah mencatatkan setidaknya 300 penampilan Grand Prix di ajang Formula 1, sebuah pencapaian luar biasa yang sebelumnya hanya diraih oleh para legenda seperti Michael Schumacher, Jenson Button, dan Rubens Barrichello. Sepanjang kariernya yang panjang dan berliku di kasta tertinggi motorsport dunia, pembalap asal Meksiko ini telah melalui berbagai fase krusial yang membentuk karakternya di lintasan.

Perjalanan Perez di ajang Formula 1 dimulai pada Grand Prix Australia 2011 bersama tim Sauber yang kala itu dikelola oleh Monisha Kaltenborn dan Peter Sauber. Kehadirannya mengakhiri penantian selama 30 tahun absennya pembalap Meksiko di grid F1, setelah sebelumnya mengamankan jalan berkat kemenangan di balapan utama GP2 di Monaco di bawah rekomendasi Maurizio Arrivabene. Pada debut resminya tersebut, ia langsung memukau banyak pihak lewat kemampuan manajemen ban yang luar biasa dengan membawa mobilnya dari posisi ke-13 di grid finis di tempat ketujuh, meski hasil tersebut harus sirna akibat diskualifikasi pascabalapan karena masalah teknis pada sayap belakang mobil Sauber miliknya.

Setahun berselang pada Grand Prix Malaysia 2012, Perez berhasil meruntuhkan label negatif sebagai pembalap bayaran dengan menampilkan performa epik di tengah kondisi lintasan yang diguyur hujan deras. Ia terlibat dalam duel roda ke roda yang sangat menegangkan melawan Fernando Alonso yang saat itu membela Ferrari, sebelum akhirnya finis di posisi kedua dan mempersembahkan podium pertama bagi Meksiko dalam kurun waktu 41 tahun. Momentum tersebut semakin dikukuhkan ketika ia kembali naik podium di Monza pada tahun yang sama, di mana legenda F1 Niki Lauda secara khusus memberikan gestur hormat atas penampilan briliannya di atas lintasan.

Luca Cordero di Montezemolo Sanjung Kimi Antonelli Jelang Gelar F1 2026
Baca JugaLuca Cordero di Montezemolo Sanjung Kimi Antonelli Jelang Gelar F1 2026

Sepanjang dekade perjalanan kariernya, dinamika perpindahan tim turut mewarnai torehan prestasi Perez, mulai dari periode penuh tantangan di McLaren hingga masa penyelamatan karier yang luar biasa bersama skuad Racing Point. Puncak kejayaannya tentu hadir saat ia bergabung dengan Red Bull Racing, di mana ia mampu membuktikan kapasitasnya sebagai pemenang balapan reguler dan pilar penting dalam perebutan gelar juara dunia konstruktor. Konsistensi serta pengalaman matangnya kini mengantarkannya pada tonggak sejarah 300 start yang menempatkan namanya di jajaran elite sejarah Formula 1.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari Motorsport.com, perjalanan panjang Perez di ajang Formula 1 membuktikan bahwa ketahanan mental dan kecerdasan strategis dalam membaca situasi balapan merupakan kunci utama bertahan di level tertinggi. Dari awal mula yang penuh kontroversi hingga menjadi bagian dari skuad juara dunia, sejarah karier Perez memberikan warna tersendiri dalam peta persaingan modern balap mobil roda terbuka.

Sergio Perez Racing Point

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU