Dalam sejarah panjang Formula 1, tanggal yang sama dalam kalender masa lalu pernah menjadi saksi bisu dari tiga drama penentuan gelar juara dunia yang terjadi pada era dekade berbeda. Pertarungan sengit antara Niki Lauda dan Alain Prost di GP Portugal 1984 membuka lembaran memori tentang bagaimana selisih 0,5 poin tercipta secara dramatis di akhir musim.
Musim 1984 menyajikan rivalitas internal di garasi McLaren yang begitu intens. Niki Lauda datang ke balapan pemungkas dengan keunggulan tipis 3,5 poin, meski bencana di sesi kualifikasi memaksanya harus memulai lomba dari posisi ke-11 sementara Alain Prost berada di grid kedua. Lauda sempat mengenang bagaimana ia menemukan atribut tim yang merayakan potensi kemenangan sang rekan setim sebelum balapan dimulai, yang justru membakar semangat juangnya untuk memberikan segalanya di atas lintasan.
Meski Alain Prost memenangi balapan tersebut, posisi kedua yang diraih Niki Lauda sudah lebih dari cukup untuk mengamankan titel juara dunia dengan keunggulan 0,5 poin saja—selisih akhir paling tipis dalam sejarah Formula 1. Situasi ini tidak lepas dari pemberian setengah poin pada insiden bendera merah di Grand Prix Monako sebelumnya pada tahun yang sama.

Enam tahun berselang, tepatnya pada musim 1990, ketegangan memuncak ke level yang belum pernah disaksikan sebelumnya antara Alain Prost yang kini membela Ferrari melawan Ayrton Senna di Suzuka. Bara permusuhan dari insiden tahun 1989 terbawa hingga seri krusial di Jepang, di mana Senna merasa dicurangi karena posisi pole yang direbutnya diletakkan di sisi trek yang kotor.
Ketika lampu start padam, Alain Prost langsung melesat memimpin balapan dari posisi kedua yang lebih bersih, namun Ayrton Senna menolak mengendurkan serangannya. Memasuki tikungan pertama tanpa menginjak pedal rem, mobil Senna menabrak roda belakang Ferrari milik Prost, membuat kedua pembalap langsung tersingkir ke gravel dan memastikan gelar juara dunia jatuh ke tangan pembalap Brasil tersebut.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!