SPONSORED

Max Verstappen Ungkap Kekesalan Usai Gagal Pole Akibat Trafik di Autodromo Hermanos Rodriguez

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0 Google Add us as preferred source
Max Verstappen Ungkap Kekesalan Usai Gagal Pole Akibat Trafik di Autodromo Hermanos Rodriguez
TO NEWS OVERVIEW
Max Verstappen © XPB Images

Sesi kualifikasi Mexico City GP akhir pekan ini menyajikan drama menegangkan di paddock Formula 1. Max Verstappen harus puas mengamankan posisi keempat dalam sesi kualifikasi yang ketat, sebelum akhirnya harus rela turun ke posisi kelima akibat penalti grid yang diterimanya. Sang juara dunia asal Belanda tersebut sebenarnya berada di jalur yang tepat untuk merebut posisi start terdepan di Autodromo Hermanos Rodriguez, namun peluang emas tersebut harus sirna seketika setelah ia terjebak dalam kemacetan lintasan di sektor terakhir sirkuit.

Insiden krusial tersebut bermula ketika Lando Norris mengalami penguncian ban (lock-up) dan berada di sisi kanan trek. Kehadiran mobil pembalap McLaren di area pengereman krusial tersebut langsung merusak referensi visual sang pembalap Red Bull Racing saat memasuki Tikungan 12. Kehilangan titik acuan pengereman yang akurat membuat peraih nomor mobil #1 itu harus mengambil sudut masuk yang berbeda, yang berujung pada penguncian ban miliknya sendiri dan merusak catatan waktu putaran cepatnya secara total.

Mengomentari insiden yang menggagalkan ambisinya merebut pole, Max Verstappen tidak dapat menyembunyikan rasa terkejutnya atas situasi yang terjadi di trek. "Saya tiba di tikungan 12, lalu saya mendapatkan udara kotor karena mereka melaju sangat lambat. Jadi, saya sudah kehilangan sedikit waktu di sana, tetapi putaran itu sebenarnya sangat bagus. Saya pikir secara keseluruhan kualifikasi sangat kuat," ujarnya dengan nada geregetan.

Max Verstappen Sesalkan Trafik Lando Norris yang Rusak Peluang Pole di Autodromo Hermanos Rodriguez
Baca JugaMax Verstappen Sesalkan Trafik Lando Norris yang Rusak Peluang Pole di Autodromo Hermanos Rodriguez

Ia menambahkan secara lebih detail mengenai momen mengejutkan ketika melihat mobil di depannya, "Saya tidak percaya mata saya ketika melihatnya. Saya melihat mobil di sebelah kanan. Jadi, Anda kehilangan referensi pengereman, Anda harus masuk pada sudut yang sedikit berbeda ke titik pengereman, dan di tikungan yang begitu ketat, Anda tidak boleh melakukan itu. Jadi, saat itulah saya terkunci. Yang pasti, kami berada dalam pertarungan untuk meraih pole, yang bagi saya tentu saja merupakan hal yang paling penting, karena saya pikir sepanjang akhir pekan saya tidak begitu senang dengan mobil, tetapi kemudian di kualifikasi, kami benar-benar meningkatkan mobil yang saya pikir adalah yang paling penting."

ADVERTISEMENT

Situasi pelik pembalap andalan Red Bull Racing ini semakin diperparah dengan hukuman penalti satu posisi grid yang harus ia jalani akibat insiden senggolan dengan Liam Lawson pada sesi latihan bebas hari Jumat sebelumnya. Ketegangan internal sempat memanas di paddock menyusul komentar tajam sang juara dunia terhadap manuver pembalap Selandia Baru tersebut, yang ia sebut sebagai tindakan yang tidak terlalu cerdas. Meski harus memulai balapan utama dari baris ketiga di posisi kelima, peningkatan performa signifikan yang ditemukan pada set-up mobil saat kualifikasi memberikan secercah harapan bagi sang bintang untuk melakukan perlawanan sengit di barisan depan.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU