Max Verstappen akan segera mendapatkan instruksi dari suara baru di balik dinding pit setelah Red Bull mengumumkan rencana transisi insinyur balap yang krusial untuk musim Formula 1 mendatang.
Tom Hart dipastikan akan mengambil alih peran sebagai insinyur balap untuk tiga balapan sisa musim 2026, dimulai dari Grand Prix Amerika Serikat di Austin. Langkah uji coba ini menandai awal resmi dari proses alih tugas sebelum Hart menggantikan GianPiero Lambiase secara penuh mulai kampanye kejuaraan 2027.
GianPiero Lambiase yang telah mendampingi Verstappen sejak tahun 2016 sebelumnya mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan skuad Milton Keynes dan bergabung dengan rival utama mereka, McLaren, sebagai Chief Racing Officer selambat-lambatnya pada tahun 2028 mendatang.

Di tengah rumor bursa transfer insinyur, Tom Hart memutuskan untuk tetap setia bersama Red Bull ketimbang menerima pinangan dari Williams. Sebelumnya, Hart bahkan telah merintis chemistry dengan sang juara dunia bertahan melalui sesi uji coba latihan bebas di Sirkuit Monza.
Berdasarkan skema transisi yang disiapkan oleh kubu Red Bull, Tom Hart akan memimpin komunikasi pit wall di Austin, Brasil, serta Las Vegas. Sementara itu, Lambiase tetap hadir di paddock untuk memantau sebelum kembali mengambil alih tugas instruksi balapan pada seri Qatar dan Abu Dhabi.
Perubahan formasi penting ini terjadi di tengah berbagai kendala teknis yang sempat mendera duet pembalap dan insinyur tersebut, termasuk masalah radio tim yang tidak berfungsi dengan baik ketika Verstappen meraih kemenangan impresif di Singapura.
Mengenai insiden komunikasi radio yang rusak tersebut, Verstappen sempat melontarkan candaan kepada media seusai balapan akhir pekan lalu. Mungkin ia merasa senang karena radionya mati dan saya tidak bisa berkata apa-apa padanya, ujar pembalap asal Belanda itu sembari tersenyum.
Ia sempat mencoba meminta beberapa hal menggunakan kode tertentu, dan saya rasa ia cukup paham apa maksud saya atau apa yang tidak saya lakukan. Tetapi kondisi itu tentu tidak menyenangkan karena saya sudah mengalami masalah radio sepanjang musim ini dan akhir pekan kemarin menjadi yang terburuk, imbuhnya menjelaskan.
Meskipun CEO McLaren Zak Brown tetap optimistis bisa mendapatkan pelepasan lebih awal bagi Lambiase untuk tahun depan, Red Bull memilih tetap fokus menjalankan rencana transisi terstruktur demi menjaga stabilitas performa Verstappen di lintasan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!