Max Verstappen kembali membuktikan kapasitasnya di atas lintasan dengan merebut kemenangan gemilang di Sirkuit Sepang, mengakhiri puasa kemenangan dalam 15 balapan terakhir sekaligus mempersembahkan kemenangan perdana yang bersejarah bagi power unit baru Red Bull-Ford. Pembalap asal Belanda itu tampil tanpa cela dan mendominasi jalannya balapan dari awal hingga akhir, membuat para pesaingnya tak berkutik di sepanjang akhir pekan yang penuh drama ini.
Di sisi lain, Andrea Kimi Antonelli berhasil mengamankan gelar juara dunia meskipun tampil tanpa kejutan besar, terbantu oleh nasib sial George Russell yang harus menderita pengunduran diri yang menyedihkan menjelang akhir lomba. Persaingan di barisan depan sempat diwarnai oleh kebingungan besar pada lapformasi akibat perangkat lunak mesin yang mengalami gangguan total karena para pembalap melaju terlalu lambat.
Insiden perangkat lunak yang ngadat tersebut bahkan mengingatkan Max Verstappen dan Lewis Hamilton pada balapan mobil mainan Lego di Miami 2025. Pihak FIA kemudian memberikan penjelasan resmi mengenai kekacauan tersebut, mengakui bahwa mereka terpaksa merilis pembaruan perangkat lunak darurat agar jalannya perlombaan dapat dimulai kembali secara normal.

Sementara itu, masalah klasik kembali menghantui kubu Ferrari saat kondisi lintasan basah akibat kesalahan strategi fatal dalam pembacaan cuaca. Lewis Hamilton mengaku terkejut dengan keputusan taktis Max Verstappen, sementara Charles Leclerc secara terbuka menyatakan bahwa Red Bull hampir tidak pernah melakukan kesalahan mendasar seperti itu, dan Fred Vasseur memberikan pembelaan terkait keputusan keliru timnya.
Akhir pekan balap ini juga diramaikan oleh sikap kritis Fernando Alonso yang melancarkan kritik tajam kepada FIA. Di kancah balap roda dua, perburuan gelar MotoGP kian memanas setelah Marc Marquez memborong poin sempurna di Motegi, sementara Kejuaraan Reli Dunia atau WRC ditutup lewat drama luar biasa ketika Elfyn Evans keluar sebagai juara dunia menyusul kecelakaan dramatis yang dialami Oliver Solberg hanya 200 meter menjelang garis akhir.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!