Menang di balapan sprint Marina Bay Street Circuit ternyata tidak membuat Max Verstappen bisa bernapas lega. Sang juara dunia empat tahun beruntun itu justru melontarkan peringatan keras usai mengalami start buruk yang langsung dimanfaatkan oleh rival di depannya. Cuaca ekstrem yang sempat menunda sesi selama 30 menit memaksa seluruh pembalap memulai balapan di atas lintasan basah dengan ban intermediate, di mana Red Bull Racing kembali memperlihatkan kelemahan krusial dalam urusan peluncuran dari garis start.
Ketika lampu padam, Max Verstappen gagal mempertahankan posisinya dari pole position setelah mobilnya mengalami wheelspin dan lambat merespons. Kesalahan fatal tersebut membuat George Russell yang mengemudikan mobil Mercedes langsung merebut kepemimpinan balapan saat memasuki tikungan pertama. Beruntung bagi kubu Milton Keynes, kemenangan akhirnya jatuh ke tangan pembalap Belanda itu setelah sang rival asal Inggris mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak tembok pitwall pada akhir lap pembuka.
Kendati akhirnya tetap berdiri di podium tertinggi berkat insiden tersebut, masalah start yang kronis membuat sang bintang utama merasa frustrasi sepanjang musim 2026 ini. Dalam wawancara pascalomba bersama media, ia mengakui tanpa ragu bahwa aspek start menjadi titik terlemah mobilnya tahun ini. Sepanjang tahun ini start kami sangat buruk, sehingga kami harus benar-benar melakukan sesuatu yang berbeda dan mencoba memahami apa masalah yang sebenarnya terjadi di garasi kami, ungkapnya menegaskan situasi pelik tersebut.

Situasi ini semakin pelik karena skuad satelit mereka sendiri, Visa Cash App Racing Bulls, justru mampu menunjukkan performa start yang jauh lebih konsisten dan impresif di berbagai kesempatan. Perbandingan internal kelompok Red Bull ini menyadarkan sang juara bertahan bahwa pabrikan utama sedang melewatkan detail teknis krusial pada sistem kopling atau perangkat lunak peluncuran. Karena Racing Bulls terkadang memiliki start yang bagus, jelas kami melakukan sesuatu yang salah dan itu harus kami perbaiki demi menghadapi balapan utama esok hari, tambahnya.
Menatap sesi kualifikasi utama untuk Grand Prix Singapura, ancaman dari para pesaing terdekat seperti Lewis Hamilton bersama Ferrari diprediksi bakal jauh lebih sengit dan sulit dikendalikan. Format kualifikasi standar yang memberikan kesempatan lebih luas dengan ban kompon lunak diyakini akan mengubah peta kekuatan secara drastis dibandingkan sesi sprint shootout kemarin. Dilansir dari Motorsport.com, sang pemuncak klasemen sadar bahwa kegagalan mengamankan posisi terdepan serta start buruk akan langsung menghancurkan peluangnya meraih kemenangan ganda di sirkuit jalan raya yang sangat sulit untuk melakukan aksi salip-menyalip.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!