Sesi pemanasan atau warm-up Grand Prix Malaysia di Sepang akhir pekan ini langsung memperlihatkan dominasi mutlak dari pebalap andalan Marc Marquez. Di atas lintasan Sepang International Circuit yang menuntut ketahanan fisik luar biasa, bintang asal Spanyol tersebut sukses mencatatkan waktu lap tercepat 1 menit 58,902 detik. Meskipun baru turun ke trek saat sesi yang berdurasi singkat tersebut berjalan separuh jalan, pebalap andalan Ducati Lenovo Team ini langsung mendikte kecepatan tanpa hambatan berarti.
Strategi cerdas diterapkan oleh peraih delapan gelar juara dunia tersebut untuk menghindari sengatan suhu lintasan yang ekstrem. Dengan hanya melibas tiga putaran saja, ia mampu unggul hampir setengah detik dari adiknya sendiri, yakni Alex Marquez, yang membuntuti di posisi kedua dengan selisih 0,486 detik. Sementara itu, sensasi muda Pedro Acosta yang sehari sebelumnya keluar sebagai pemenang balapan Sprint melengkapi posisi tiga besar tercepat.
Di belakang kelompok terdepan, Ai Ogura berhasil membawa mesin Aprilia miliknya bertengger di peringkat keempat, disusul oleh Johann Zarco yang mengamankan posisi lima besar. Deretan sepuluh besar turut dilengkapi oleh pebalap kuat lainnya seperti Marco Bezzecchi, Brad Binder, Alex Rins, Fabio Di Giannantonio, serta Joan Mir. Satu-satunya insiden dalam sesi sepuluh menit tersebut dialami oleh Franco Morbidelli yang sempat tergelincir jatuh dan harus puas mengakhiri sesi di posisi buncit.

Menanggapi performa kilatnya di pagi hari, pebalap bernomor sembilan belas tersebut mengaku sangat puas dengan feedback teknis yang diberikan oleh motor Desmosedici miliknya. "Saya hanya turun pada beberapa putaran terakhir semata-mata untuk menguji berbagai pemetaan mesin dan kalibrasi setelan lainnya. Feeling di atas motor terasa sangat positif, namun kita semua menyadari bahwa karakteristik cengkeraman lintasan antara sesi warm-up dan balapan utama nanti bisa berubah drastis akibat suhu panas," ungkap Marquez.
Faktor cuaca memang menjadi variabel krusial dalam pertarungan menuju garis juara dunia musim ini. Tercatat suhu udara di sekitar sirkuit menyentuh angka 32 derajat Celcius dengan temperatur aspal melesat hingga 40 derajat Celcius. Mayoritas kontestan memilih mengandalkan kompon ban depan dan belakang berjenis lunak untuk memaksimalkan grip awal, meski Brad Binder dan Alex Rins mengambil jalur berbeda dengan memasang ban depan medium. Potensi turunnya hujan yang sempat mengacaukan jalannya balapan Sprint kemarin juga masih menghantui jalannya balapan utama berdurasi 20 putaran sore nanti.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!