SPONSORED

Madring Madrid: Sirkuit Hybrid F1 Pertama, Lebih Riskan dari Monaco?

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Madring Madrid: Sirkuit Hybrid F1 Pertama, Lebih Riskan dari Monaco?
TO NEWS OVERVIEW
F1 drivers got their first taste of the Madring on Friday

George Russell langsung menohok saat ditanya soal karakter Madring, sirkuit jalanan baru Formula 1 di Madrid. Pembalap Mercedes itu menyebut margin kesalahan di trek ini nyaris nol, bahkan lebih kecil dibanding Monaco. "Saya menempatkan ini sebagai sirkuit dengan margin lebih sedikit, murni karena kecepatannya," ujarnya. Di Monaco, tembok memang dekat, tetapi laju mobil lebih lambat sehingga masih ada ruang untuk menyelamatkan diri. Di Madring, kata Russell, begitu pembalap melebar, dinding seolah datang menghampiri dengan sudut yang tidak bersahabat.

Dua sesi latihan bebas pada Jumat (waktu setempat) menjadi ujian pertama bagi para pembalap. Madring memadukan jalanan umum dengan seksi khusus yang dibangun untuk balapan, menciptakan kombinasi tikungan cepat, dinding tanpa ampun, dan zona pengereman melengkung. Hasilnya? Sesi FP1 dan FP2 berlangsung sengit, dengan beberapa insiden nyaris terjadi akibat lalu lintas yang padat di tikungan buta. Carlos Sainz dan Lewis Hamilton sempat bersenggolan di FP1, sementara Fernando Alonso frustrasi karena terhalang mobil lambat di FP2.

La Monumental, Tikungan Ikonik yang Menjadi Momok

Daya tarik utama Madring ada di Tikungan 12, atau yang dijuluki La Monumental. Tikungan miring 24 derajat dengan panjang 500 meter ini memaksa pembalap menahan setir selama sekitar enam detik. Namun, justru di sinilah masalah muncul. Pandangan terbatas dan kecepatan tinggi membuat pembalap hampir bertabrakan beberapa kali. "Ini tikungan yang sangat menantang," aku Hamilton. "Dari semua trek baru yang saya datangi, mungkin hanya Arab Saudi yang mendekati tingkat kesulitannya."

Verstappen Kritik Sirkuit Madrid: Bukan Penggemar Street Circuit
Baca JugaVerstappen Kritik Sirkuit Madrid: Bukan Penggemar Street Circuit

Selain La Monumental, tikungan 5, 7, dan 17 menjadi titik rawan. Tikungan 17 khususnya menjadi mimpi buruk bagi Ferrari. Baik Hamilton maupun Charles Leclerc beberapa kali melebar dan nyaris mencium dinding. Kesalahan kecil bisa berujung fatal, mengingat dinding yang menjulang tepat di sisi lintasan.

ADVERTISEMENT

Karakter hybrid sirkuit ini juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi tim dalam hal set-up mobil. Kompromi balance diperlukan untuk menghadapi seksi jalanan umum yang licin dan bagian khusus yang lebih mulus. Tim harus mencari setting yang bisa bekerja di kedua jenis permukaan, tanpa mengorbankan performa di tikungan cepat. Ini bukan pekerjaan mudah, terutama dengan waktu latihan yang terbatas.

Meski demikian, para pembalap tampak antusias. Madring menawarkan sensasi berbeda dibanding sirkuit jalanan lain seperti Jeddah, Baku, atau Miami. Dengan kombinasi kecepatan, tembok dekat, dan tikungan miring ekstrem, Madrid siap menjadi ujian mental dan teknis bagi semua tim. Jika FP1 dan FP2 menjadi indikasi, grand prix perdana di sini akan menjadi pertarungan sengit yang penuh kejutan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU