Keputusan mengejutkan datang dari kubu PREMA Racing menjelang akhir musim FIA Formula 3 2026. Tim asal Italia itu mengumumkan bahwa Louis Sharp tidak akan lagi membela tim pada dua seri penutup, termasuk balapan ganda di Madrid. Pengumuman ini tentu mengubah dinamika tim, terutama saat persaingan gelar juara sedang memanas.
Kepergian Sharp bukan tanpa alasan. Pembalap asal Selandia Baru itu mengaku ingin fokus mempersiapkan diri untuk musim 2027. Dalam pernyataannya, Sharp menyebut bahwa peluangnya untuk bersaing memperebutkan gelar sudah tertutup, sehingga lebih bijak untuk mengarahkan energi ke masa depan. Saat ini, Sharp berada di posisi ke-17 klasemen dengan 21 poin, jauh tertinggal dari pemuncak klasemen.
Manajemen PREMA pun memberikan apresiasi tinggi kepada Sharp. Stephen Mitas, Team Principal PREMA, memuji kecepatan kualifikasi dan energi positif yang dibawa Sharp sepanjang musim. "Louis adalah pembalap hebat dan talenta top. Kami memahami dan mendukung fokusnya untuk 2027," ujar Mitas. Keputusan ini pun diambil dengan kepala dingin dan saling menghormati.

Pengganti Sharp pun segera diumumkan. Alex Powell, pemenang Kejuaraan Rookie F4 Italia 2024, akan mengisi kursi kosong tersebut untuk dua seri terakhir. Powell bukan wajah asing bagi PREMA, karena ia pernah menjadi bagian dari tim tersebut di ajang F4. Kini, ia mendapat kesempatan emas untuk unjuk kemampuan di level Formula 3.
Kedatangan Powell disambut hangat oleh Mitas. "Kami senang menyambut kembali Alex ke PREMA. Dia pembalap yang kami kenal baik dan sudah menunjukkan kemampuannya di F4. Kecepatan, kemampuan balap, dan sikapnya membuatnya cocok untuk mengisi sisa musim," kata Mitas. Powell sendiri mengaku antusias dan siap memberikan yang terbaik untuk tim.
Perubahan komposisi pembalap ini tentu akan memengaruhi strategi PREMA di dua seri pamungkas. Dengan persaingan gelar yang masih terbuka lebar antara Ugo Ugochukwu dan Freddie Slater, kehadiran Powell diharapkan bisa memberikan kontribusi positif, baik untuk hasil tim maupun untuk pengembangan pembalap muda tersebut. Semua mata kini tertuju pada Madrid, di mana balapan ganda akan menentukan akhir musim.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!