SPONSORED

Lewis Hamilton Desak Perubahan Rem Karbon di Sasis SF-26

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Lewis Hamilton Desak Perubahan Rem Karbon di Sasis SF-26 TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Kemenangan perdana yang diraih oleh Lewis Hamilton bersama Scuderia Ferrari pada Grand Prix Spanyol 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya membuka tabir dinamika internal yang masif. Pembalap veteran berkebangsaan Inggris tersebut sukses mengakhiri puasa kemenangan sepanjang 686 hari paska-terakhir kali berdiri di podium tertinggi pada GP Belgia 2024 bersama Mercedes. Keberhasilan pada percobaan ke-31 ini tidak hanya mencatatkan poin murni yang krusial bagi klasemen kejuaraan dunia, melainkan juga menobatkan Hamilton sebagai pembalap pertama dalam sejarah Formula 1 yang mampu memenangi balapan bersama tiga tim legendaris: McLaren, Mercedes, dan Ferrari.

Di balik pencapaian historis kemenangan ke-106 tersebut, Hamilton membeberkan adanya benturan budaya operasional yang sempat memicu kejutan besar (*shock to the system*) di dalam struktur manajemen Maranello. Hamilton mengakui bahwa karakternya yang sangat vokal dalam menuntut perubahan teknis sasis sempat memberikan tekanan yang sangat berat bagi Prinsipal Tim Ferrari, Fred Vasseur. Sebagai pembalap yang terbiasa mengekstrak limitasi absolut dari paket mekanis, Hamilton bertindak tanpa kompromi ketika mendeteksi adanya inefisiensi performa struktural pada mobilnya, sebuah pendekatan agresif yang sempat dinilai asing bagi kultur kerja tradisional skuad Italia tersebut.

Akar permasalahan teknis yang menjadi fokus intervensi Hamilton berpusat pada sistem deselerasi sasis yang dinilainya gagal memberikan umpan balik murni sepanjang musim kompetisi 2025. Guna mengatasi kendala krusial tersebut, Hamilton mendesak Vasseur secara persisten untuk meninggalkan tradisi penyuplai tunggal dan mengintegrasikan piringan cakram rem dari Carbon Industrie ke dalam rakitan kaliper Brembo sejak GP Jepang. Langkah radikal ini memerlukan lobi keinsinyuran yang sangat rumit dari Vasseur, mengingat Ferrari memiliki ikatan komersial dan teknis yang sangat panjang dengan Brembo. Modifikasi campuran pada sistem pengereman ini terbukti menjadi instrumen absolut yang mengembalikan stabilitas bagian depan mobil saat melakukan fase pengereman berat masuk ke tikungan lambat Barcelona.

FIA Resmi Undur Regulasi Rasio Power Unit 60:40 ke F1 2028
Baca JugaFIA Resmi Undur Regulasi Rasio Power Unit 60:40 ke F1 2028

"Saya sangat vokal jika melihat sesuatu yang saya nilai tidak benar, atau saya akan menekan tim dengan sangat keras. Itu adalah inti dari siapa saya, saya tidak kenal lelah dengan prinsip tersebut, dan tidak mudah bagi individu yang berada di sisi penerima tuntutan itu ketika Anda juga harus mengelola seluruh organisasi dan budaya yang sudah terbentuk dengan cara tertentu," ungkap Hamilton menjabarkan analisis operasionalnya kepada jurnalis *paddock*. Ia menegaskan rasa terima kasihnya karena Vasseur pada akhirnya bersedia mendengarkan masukan data telemetrinya dan memfasilitasi perubahan radikal tersebut, yang dinilainya sebagai faktor pembeda utama yang memicu lompatan performa murni sasis SF-26 miliknya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU