SPONSORED

Lewis Hamilton Buka-Bukaan Soal Perjuangan Atasi Ban F1 Usai Rebut Pole

Notifikasi
Wahyu
Wahyu
0 Google Add us as preferred source
Lewis Hamilton Buka-Bukaan Soal Perjuangan Atasi Ban F1 Usai Rebut Pole
TO NEWS OVERVIEW
Lewis Hamilton claimed his first F1 pole in three years

Pembalap senior Lewis Hamilton akhirnya memecahkan catatan puasa pole position yang telah berlangsung selama tiga tahun usai tampil luar biasa di sesi kualifikasi Autodromo Hermanos Rodriguez. Peraih gelar juara dunia tujuh kali tersebut sukses mengamankan posisi start terdepan perdananya bersama Scuderia Ferrari setelah mengalahkan mantan rekan setimnya di Mercedes, George Russell, dengan keunggulan tipis hanya 0,009 detik saja.

Keberhasilan ini memperpanjang rekor fantastisnya dengan raihan pole ke-105 sepanjang karier gemilangnya di ajang Formula 1. Sekaligus, ini menjadi kali pertama bagi sang bintang asal Inggris tersebut berdiri di posisi terdepan kualifikasi sejak terakhir kali merasakannya pada Grand Prix Hungaria 2023 silam. Di balik kesuksesan bersejarah tersebut, Hamilton tak sungkan memberikan pengakuan jujur mengenai kesulitan besar yang ia hadapi dalam menemukan kecepatan satu lap murni dalam beberapa musim terakhir.

"Saya tahu sepanjang akhir pekan ini bahwa kami memiliki kecepatan untuk merebut pole, tetapi sesi-sesi sebelumnya berjalan naik turun dan jelas Charles sangat cepat," ujar Hamilton. "Saya pikir kunci utamanya adalah membuat ban bekerja optimal. Anda melihat kami semua turun ke lintasan dan tampak baik-baik saja, tetapi ban-ban ini beroperasi pada jendela yang sangat sempit di mana mereka bisa berfungsi dengan baik sebelum akhirnya mengalami overheat."

Start dari Baris Kedua di Meksiko, Kimi Antonelli Incar Hasil Bersih
Baca JugaStart dari Baris Kedua di Meksiko, Kimi Antonelli Incar Hasil Bersih

Pembalap berusia 41 tahun itu menjelaskan bahwa menyempurnakan persiapan ban pada regulasi modern F1 terasa seperti mencari jarum di dalam tumpukan jerami, terutama sejak peralihan ke ban berprofil 18 inci. Menurutnya, karakteristik ban saat ini menuntut gaya membalap, pendekatan tikungan, serta penggunaan keseimbangan bobot mobil yang jauh berbeda dibandingkan era ban 13 inci di masa lalu yang terasa jauh lebih lunak dan komunikatif.

ADVERTISEMENT

"Menyempurnakan hal tersebut adalah sesuatu yang sangat saya kesulitan, bisa saya katakan, selama beberapa tahun terakhir, terutama saat kita beralih ke ban 18 inci. Jadi ini tentang belajar mengemudi dengan cara berbeda. Ini membutuhkan perangkat keterampilan yang sedikit berbeda, cara berbeda saat Anda harus mendekati tikungan, dan menuntut penggunaan keseimbangan yang spesifik," tambahnya.

Hamilton menambahkan bahwa dirinya terpaksa menggunakan beberapa alat pengaturan mobil yang bahkan sudah tidak pernah ia sentuh selama 13 tahun terakhir demi mendapatkan jendela kerja ban yang sempurna pada lap keluar pit. Begitu melewati rangkaian tikungan pertama, ia merasa mobilnya meluncur mulus tanpa kehilangan waktu berarti. Tantangan besar dalam menyeimbangkan suhu ban depan dan belakang secara bersamaan kini berhasil ia taklukkan, memberikan sinyal kuat jelang pertarungan sengit di balapan utama akhir pekan ini.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU