Hari pembuka akhir pekan balap di Autodromo Jose Carlos Pace Interlagos sama sekali tidak berjalan mulus bagi Lewis Hamilton. Mobil SF-26 milik tim Ferrari tampak kesulitan menemukan performa terbaiknya di atas lintasan aspal Brasil yang terkenal sangat menuntut, jauh tertinggal dari kecepatan kompetitif yang biasa mereka tunjukkan pada seri-seri sebelumnya.
Peraih tujuh gelar juara dunia Formula 1 tersebut harus puas mengakhiri sesi Latihan Bebas Pertama di posisi keempat, sebelum tergelincir ke urutan keenam pada sesi FP2 sore harinya. Catatan waktu putaran pembalap asal Inggris itu terpaut hingga empat setengah detik dari torehan impresif yang dibukukan oleh Kimi Antonelli di puncak lembar waktu.
Karakteristik permukaan trek yang sangat bergelombang serta tingkat grip yang rendah membuat skuad Kuda Jingkrak kerepotan menjaga kompon ban agar tetap berada di dalam jendela suhu idealnya. Hamilton secara terbuka mengakui bahwa tantangan teknis hari ini menuntut kerja keras ekstra dari seluruh anggota garasi.

"Ini adalah hari yang sangat menantang bagi kami," ungkap Hamilton mengomentari jalannya sesi latihan. "Kondisi lintasan sangat bergelombang dan licin, yang membuat kami kesulitan membawa ban ke dalam jendela temperatur yang tepat. Sesi pertama sebenarnya berjalan cukup baik, tetapi latihan kedua terasa jauh lebih rumit."
Meski menghadapi kendala keseimbangan aerodinamika dan cengkeraman ban, peraih podium terbanyak sepanjang sejarah F1 ini tetap optimistis menyambut sisa akhir pekan. Tim teknik telah mengumpulkan tumpukan data telemetri untuk dianalisis sepanjang malam demi mencari solusi set-up terbaik menghadapi sesi kualifikasi.
"Kami telah mengumpulkan banyak data berharga malam ini, jadi kami akan bekerja bersama tim untuk menganalisis semuanya dan mencari tahu aspek mana yang bisa ditingkatkan jelang kualifikasi besok," imbuhnya menegaskan tekad bangkit.
Selain masalah teknis di atas trek, garasi Ferrari juga disibukkan dengan dinamika internal paddock menyusul pertemuan tertutup antara Hamilton, Charles Leclerc, dan prinsipal tim Frederic Vasseur. Diskusi tersebut digelar untuk meredakan ketegangan pascalomba di Meksiko. Meski Vasseur menegaskan aturan baku duel internal tidak diperlukan dan ketiganya sepakat untuk fokus sepenuhnya ke sisa musim 2026, tantangan performa mobil di Interlagos kini menjadi ujian mendesak yang harus segera diselesaikan.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!