Iker Lecuona mencuri perhatian pada sesi latihan bebas kedua WorldSBK di Sirkuit Cremona, Jumat sore. Pembalap Aruba.it Racing – Ducati itu mencatatkan waktu tercepat 1'28.108, mengungguli rekan setimnya Nicolo Bulega dan Alberto Surra. Sesi yang berlangsung chaos ini diwarnai banyak insiden dan sempat dihentikan dengan bendera merah.
Sejak awal FP2, ketegangan sudah terasa. Yari Montella terjatuh di tikungan pertama pada lap cepat pertamanya. Belum reda, Remy Gardner mengalami crash keras di area yang sama. Yamaha miliknya terhempas ke gravel dan Gardner dilarikan ke Medical Centre. Race Direction pun mengibarkan bendera merah untuk memeriksa kondisi lintasan.
Setelah restart, insiden terus berlanjut. Alex Lowes jatuh di tikungan 6, disusul pembalap Belanda Twan Smits yang tergelincir di tikungan 2. Beruntung Smits masih bisa bangkit dan melanjutkan sesi. Nicolo Bulega juga mengalami nasib serupa, crash di tikungan 8 setelah sebelumnya juga jatuh di akhir FP1. Ia sempat mengeluh soal getaran pada bagian belakang motornya.

Meski demikian, Lecuona tampil impresif. Setelah sempat tertinggal dari Bulega, ia mengambil alih puncak klasemen dengan 1'28.337, lalu memperbaikinya menjadi 1'28.108. Selisih 0,254 detik atas Bulega cukup untuk mengamankan posisi teratas. Alberto Surra dari Motocorsa Racing melengkapi tiga besar dengan 1'28.569.
Menariknya, lima pembalap teratas semuanya menunggangi Ducati Panigale V4R. Sam Lowes berada di urutan keempat, diikuti Tommy Bridewell di posisi kelima. Dominasi Ducati ini menunjukkan bahwa motor asal Borgo Panigale tersebut sangat cocok dengan karakter Sirkuit Cremona.
Di sisi lain, Twan Smits harus puas finis di posisi kedua puluh setelah sempat terjatuh. Pembalap Motoxracing WorldSBK Team itu mencatatkan waktu 1'30.038, terpaut 1,930 detik dari Lecuona. Sementara Gardner dan Alex Lowes tidak mencatatkan waktu karena crash yang mereka alami.
Dengan hasil ini, Lecuona mengirim sinyal kuat menjelang sesi kualifikasi dan balapan. Namun, Bulega yang masih memimpin klasemen sementara jelas tidak akan menyerah begitu saja. Persaingan di Cremona diprediksi akan semakin panas, terutama dengan banyaknya pembalap yang haus akan hasil positif.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!