Liam Lawson mengungkapkan kekesalannya setelah tersingkir dari balapan F1 Baku akibat tabrakan dengan rekan setimnya di Racing Bulls, Arvid Lindblad, pada restart Safety Car kedua. Insiden di Tikungan 1 itu membuat Lawson berputar dan terlempar ke belakang, sementara Lindblad melanjutkan balapan dan finis ketujuh.
Kontak terjadi ketika Lindblad mencoba menyalip di sisi dalam, namun bagian belakang mobil Lawson tersenggol, meninggalkan lubang di lantai mobil RB-nya. Lawson akhirnya finis ke-12, menjadi balapan kelima musim ini di mana ia gagal meraih poin. Sementara itu, Lindblad sukses mengamankan poin penting bagi tim.
“Saya perlu menonton ulang, tapi kami semua masuk ke Tikungan 1 saat restart dan saya hanya ditabrak dari kiri. Lantai mobil saya berlubang juga,” ujar Lawson kepada Sky Sports. “Saya tidak mengerti celah apa yang dia cari di antara kami berdua. Saya sungguh tidak paham. Jelas poin bagus untuk tim, tapi menyebalkan untuk balapan kami.”

Kekecewaan Lawson sudah terlihat sejak awal melalui radio tim. “Saya suka sekali ditabrak oleh rekan setim sendiri, itu keren,” sindirnya sarkastik. Insiden ini terjadi di tengah restart kacau yang juga menyingkirkan Lando Norris, Pierre Gasly, dan Franco Colapinto di Tikungan 1.
Meski kecewa, Lawson mengakui pentingnya poin yang diselamatkan Lindblad, terutama karena rival utama Racing Bulls, Alpine, gagal mencetak poin. “Ini sangat penting. Kami sangat beruntung hari ini. Mereka lebih cepat dari kami sepanjang akhir pekan. Kami harus bangkit minggu depan,” tambahnya.
Lindblad, yang finis ketujuh setelah melewati Oliver Bearman dan menyalip Esteban Ocon di garis finis dengan selisih hanya 0,030 detik, menyampaikan permintaan maaf. “Pertama-tama saya ingin minta maaf kepada Liam dan tim. Saya sudah menemui Liam dan mengatakan maaf. Saya tidak sengaja membuatnya keluar dari balapan,” kata Lindblad. “Saya rasa jika Anda menonton insiden itu, tidak ada yang bisa saya lakukan. Restart Safety Car sangat buruk. Kami berhenti sekitar tiga kali di trek lurus, ban dingin, rem tidak berfungsi.”
Hasil ini membuat Racing Bulls unggul 15 poin atas Alpine dalam perebutan posisi kelima klasemen konstruktor. Lindblad kini telah meraih poin dalam sembilan dari sepuluh balapan terakhir. Sementara itu, Lawson harus segera melupakan insiden ini dan fokus pada balapan berikutnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!