Liam Lawson kembali duduk di kursi Red Bull akhir pekan ini di Zandvoort, sebuah panggilan mendadak yang langsung mengubah rencananya. Pembalap asal Selandia Baru itu menggantikan Isack Hadjar yang mengalami cedera pergelangan tangan saat jeda musim panas.
Ini bukan kali pertama Lawson merasakan atmosfer tim senior. Pada awal 2025, ia sempat dipromosikan, namun dua performa mengecewakan membuatnya kembali turun ke tim saudara, Racing Bulls. Kini, dengan torehan delapan finis di posisi 10 besar dari 11 seri pembuka musim ini, Lawson mengaku lebih banyak merasakan antusiasme ketimbang kekhawatiran.
“Tentu saya sudah bicara dengan Max [Verstappen]. Sudah sering juga sebelumnya,” ujar Lawson kepada media, termasuk RacingNews365. “Saya yakin akan banyak belajar dari apa yang dia lakukan besok. Saya juga punya data simulatornya sebagai referensi.”

Soal label risiko, Lawson justru melihatnya sebagai situasi unik. “Saya tidak tahu... ini situasi yang berbeda. Tahun ini berjalan bagus di mobil saya, tapi di saat yang sama saya sangat antusias dengan kesempatan akhir pekan ini untuk mencoba sesuatu yang baru, kembali bersama tim ini, meski hanya untuk satu seri.”
Kursi Lawson di Racing Bulls diisi oleh Yuki Tsunoda, yang kembali setelah didepak Red Bull pada akhir 2025. Rotasi ini terjadi tepat saat Formula 1 kembali bergulir pasca libur musim panas.
Lawson menceritakan momen kagetnya saat mendapat kabar tersebut. “Senin, saya baru saja mendarat, bahkan belum turun dari pesawat. Saya datang dari liburan dan mendarat di Inggris untuk persiapan VCARB. Alan menelepon dan memberi tahu situasinya. Pekan saya berubah dengan cepat,” kenangnya.
Dengan pengalaman pahit sebelumnya, Lawson tetap membuka lembaran baru. Fokusnya kini pada adaptasi cepat dan membuktikan diri di tengah tekanan tinggi yang menyertai kursi Red Bull.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!