SPONSORED

Laurent Mekies Bantah Keras Tuduhan Christian Horner Soal Red Bull Kehilangan Arah

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Laurent Mekies Bantah Keras Tuduhan Christian Horner Soal Red Bull Kehilangan Arah
TO NEWS OVERVIEW
Laurent Mekies Bantah Keras Tuduhan Christian Horner Soal Red Bull Kehilangan Arah

Prinsipal tim Red Bull, Laurent Mekies, secara tegas menepis pandangan yang dilontarkan oleh Christian Horner bahwa skuad asal Milton Keynes tersebut telah kehilangan sentuhan magis atau 'mojo' mereka pasca kepergian sang mantan bos.

Laurent Mekies Red Bull Racing
Laurent Mekies, Red Bull Racing Team Principal. Photo by: Simon Galloway / LAT Images via Getty Images

Christian Horner, yang meninggalkan posisinya pada Juli 2025 setelah dua dekade memimpin, sebelumnya melontarkan kritik dalam sebuah wawancara saat mempromosikan memoarnya yang berjudul Drive. Pria asal Inggris tersebut mengklaim bahwa tim yang bermarkas di Milton Keynes itu kehilangan energi dan kehadirannya sejak ia tidak lagi berada di sana.

Menanggapi komentar tersebut dalam konferensi pers prinsipal tim di Mexico City, Laurent Mekies menyatakan bahwa Horner tentu berhak atas opininya sendiri mengingat sejarah panjang yang ia miliki bersama skuad. Kendati demikian, Mekies menegaskan bahwa atmosfer dan suasana internal saat ini sangat jauh berbeda dari apa yang digambarkan oleh pendahulunya.

Terungkap! Jadwal Operasional Wind Tunnel Baru Red Bull di F1 2027
Baca JugaTerungkap! Jadwal Operasional Wind Tunnel Baru Red Bull di F1 2027

Satu hal yang paling dibanggakan oleh manajemen baru dalam beberapa bulan terakhir adalah semangat kebersamaan yang luar biasa. Semangat kolektif inilah yang dinilai menjadi kunci utama dalam membalikkan keadaan setelah Red Bull sempat mengalami periode yang sangat sulit pada paruh pertama musim balap.

ADVERTISEMENT

Tantangan berat yang datang dari sisi sasis maupun unit daya tidak memecah belah keutuhan tim. Sebaliknya, tekanan justru memicu tekad baja seluruh anggota di markas Milton Keynes untuk bangkit dan memberikan respons terbaik di lintasan Formula 1, membuktikan bahwa jiwa kompetitif Red Bull masih membara kuat.

Meskipun kebangkitan ini telah membuahkan hasil positif yang sangat luar biasa di lintasan balap, manajemen menyadari sepenuhnya bahwa pekerjaan rumah belum selesai. Target akhir Red Bull tetaplah memburu titel juara dunia, dan perjuangan belum akan berhenti sampai posisi puncak tersebut berhasil direbut kembali.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU