Kenny Habul secara resmi mengambil alih HDT Special Vehicles, merek legendaris yang dibesarkan oleh Peter Brock dari 1980 hingga 1987, dari tangan Peter Champion. Kabar ini pertama kali dilaporkan Speedcafe pada Jumat, dan Champion sendiri yang mengonfirmasi melalui media sosial pada akhir pekan.
"Bagi yang sudah mendengar rumor yang beredar, sekarang sudah resmi," tulis Champion. "Setelah hampir 20 tahun memiliki HDT Special Vehicles—merek yang terkenal berkat Peter Brock dari 1980 sampai 1987—saya merasa sudah waktunya untuk move on dan menjualnya kepada seseorang yang sama bersemangatnya dengan saya, dan orang itu adalah Kenny Habul."
Habul bukan nama asing di paddock. Pembalap Australia yang sukses di sektor energi surya di Amerika Serikat ini telah dua kali memenangi Bathurst 12 Hour dan berbagai balapan internasional lainnya. Ia juga dikenal sebagai kolektor mobil balap Brock, dan kini kepemilikannya semakin lengkap dengan dibelinya sisa mobil road HDT milik Champion.

Keputusan Champion melepas HDT bukan tanpa drama. Ia mengaku harus merelakan koleksi Commodore HDT rakitan Brock yang telah ia kumpulkan sejak awal 90-an. "Itu salah satu keputusan tersulit yang saya buat dalam waktu lama. Truk datang Minggu dan mengangkut lima mobil itu, dan itu hari yang berat," ujarnya. Namun, sikap peduli Habul—yang rela bangun pagi-pagi buta dari belahan dunia lain hanya untuk memastikan kondisi Champion—meyakinkannya bahwa Habul adalah orang yang tepat.
Sejarah HDT sendiri penuh liku. Merek ini sempat terpuruk ketika Holden memutus kerja sama pada 1987, buntut dari keinginan Brock memasang Energy Polarizer, kotak berisi kristal yang kontroversial. Setelah kematian Brock, Champion menghidupkan kembali HDT sebagai perusahaan suku cadang aftermarket dan merchandising. Kini, di bawah Habul, HDT akan pindah ke Bathurst, kota yang identik dengan legenda Brock.
Habul memiliki properti di Bathurst dan berencana membawa HDT ke kota regional New South Wales tersebut. Ia punya ikatan pribadi dengan Brock: semasa muda, ia menghabiskan waktu bersama "King of the Mountain" dan pasangannya, Bev, di Melbourne. Langkah ini seolah menegaskan bahwa warisan Brock akan tetap hidup di tempat yang paling berarti.
Peluncuran era baru HDT dijadwalkan pada Senin setelah Bathurst 1000. Champion akan tetap terlibat sebagai ambassador dan menghadiri acara tersebut. "Selain itu, bisnis seperti biasa untuk merek ini," tegasnya. Sementara itu, legacy Brock akan dirayakan sepanjang event Bathurst 1000, bertepatan dengan peringatan 20 tahun kepergiannya.
Bagi para penggemar motorsport Australia, akuisisi ini bukan sekadar transaksi bisnis. Ini tentang menjaga nyala api seorang ikon. Dan Habul, dengan rekam jejak balap dan kecintaannya pada sejarah Brock, tampaknya siap meneruskan estafet itu.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!