Sesi latihan Grand Prix MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika harus menghadapi penundaan akibat kendala teknis yang memengaruhi ruang pengawas balapan atau stewards' room serta sistem pencatatan waktu. Masalah konektivitas ini memaksa jalurnya akhir pekan di Lombok mengalami penyesuaian jadwal yang cukup signifikan setelah sebelumnya dibuka dengan kondisi cuaca terik dan temperatur lintasan yang mencapai 54 derajat Celsius sejak sesi latihan bebas pertama.
Kendala tersebut bermula ketika sesi FP2 Moto2 yang dimulai pukul 07:05 BST harus dikibarkan bendera merah saat menyisakan waktu sedikit lebih dari 12 menit akibat gangguan teknis yang tidak terduga. Direktur Balap MotoGP Graham Webber kemudian memberikan pengumuman resmi terkait situasi pelik tersebut kepada seluruh tim dan penonton yang memadati area sirkuit. Webber menyatakan dalam pernyataan singkatnya bahwa pihak penyelenggara sedang berupaya keras memperbaiki masalah jaringan yang melumpuhkan operasional pengawas balapan. Webber mengatakan, Kita mengalami masalah konektivitas yang memengaruhi ruang pengawas dan pencatatan waktu, kita sedang mengerjakannya untuk segera kembali dilanjutkan.

Setelah penantian panjang dan perbaikan intensif, masalah konektivitas tersebut akhirnya berhasil diatasi sepenuhnya pada pukul 08:12 waktu setempat. Sesi Practice kelas utama MotoGP yang sedianya dijadwalkan berlangsung selama satu jam mulai pukul 08:00 BST terpaksa diundur hingga akhirnya baru bisa dimulai pada pukul 08:35 BST. Insiden ini menambah daftar catatan kendala teknis di Mandalika, mengingat sebelumnya sirkuit kebanggaan Indonesia ini juga sempat mengalami masalah aspal pada penyelenggaraan perdana tahun 2022 yang membuat jarak balapan utama harus dipangkas.

Sebelum insiden penundaan tersebut mencuat ke permukaan, Marco Bezzecchi berhasil mencatatkan waktu tercepat pada sesi latihan bebas pertama di atas motor Aprilia dengan catatan waktu 1 menit 30,132 detik demi menghidupkan kembali peluang perebutan gelar juaranya yang mulai memudar. Pembalap asal Italia tersebut berhasil mengungguli rival-rival tangguhnya di lintasan Lombok yang terkenal menantang fisik pembalap dan kinerja kompon ban Michelin akibat panasnya cuaca.
Di belakang Bezzecchi, Marc Marquez mengamankan posisi kedua di atas motor pabrikan Ducati dengan selisih 0,237 detik saja, sementara pimpinan klasemen sementara Jorge Martin menyusul di tempat ketiga di atas motor Aprilia. Persaingan perebutan gelar juara dunia musim ini semakin memanas karena hanya ada selisih dua poin saja yang memisahkan Martin dan Marquez di puncak klasemen jelang bergulirnya sisa rangkaian akhir pekan di Mandalika.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!