SPONSORED

Jorge Martin Pastikan Kondisi Pulih Total Jelang GP Portugal Usai Perjuangan Heroik di Qatar

Notifikasi
Reka Mustika
Reka Mustika
0 Google Add us as preferred source
Jorge Martin Pastikan Kondisi Pulih Total Jelang GP Portugal Usai Perjuangan Heroik di Qatar
TO NEWS OVERVIEW
Jorge Martin Pastikan Kondisi Pulih Total Jelang GP Portugal Usai Perjuangan Heroik di Qatar

Pekan balap di Sirkuit Lusail, Qatar, menyisakan cerita ketangguhan mental dan fisik yang luar biasa bagi Jorge Martin. Pembalap andalan Aprilia Racing ini sukses membuktikan mentalitas baja dengan meredam rasa sakit akibat cedera pergelangan tangan demi menjaga asa dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini tetap menyala.

Perjalanan akhir pekan sang pembalap Spanyol sama sekali tidak berjalan mudah. Mengawali pekan dengan keraguan besar hingga nyaris memutuskan tinggal di Spanyol akibat cedera retak tulang pergelangan tangan kanan, ia justru mampu melakoni balapan secara heroik. Finis di posisi ketiga pada sesi Tissot Sprint dan mengamankan tempat ketujuh dalam balapan utama hari Minggu memastikan mahkota juara dunia Marc Marquez harus tertunda setidaknya hingga seri berikutnya di Portimao.

Memulai balapan dari barisan tengah setelah menempati posisi grid ke-11 tentu memberikan beban risiko yang jauh lebih tinggi. Keterbatasan fisik membuatnya tidak mampu mengubah arah motor dengan leluasa maupun melakukan pengereman agresif secara maksimal, terutama ketika balapan grand prix mulai memasuki fase akhir yang melelahkan. Meski demikian, determinasi tinggi membawanya bertahan hingga garis finis.

Aksi Heroik Jorge Martin di Lusail Kobarkan Asa Juara Dunia
Baca JugaAksi Heroik Jorge Martin di Lusail Kobarkan Asa Juara Dunia

"Saya bangga dengan apa yang telah saya lakukan karena pada Senin dan Selasa saya bahkan tidak ingin datang ke sini, dan pada akhirnya saya berhasil menyelesaikan kedua balapan," ungkap Martin seusai balapan hari Minggu. "Kami akan pergi ke Portugal dengan peluang yang masih terbuka. Ini semakin sulit dan sulit, tetapi kami masih ada di sana."

ADVERTISEMENT

Keterbatasan teknis di atas lintasan terutama sangat terasa saat motor harus melibas tikungan cepat dan zona pengereman keras di Lusail. Rasa sakit yang mendera membuat durasi balapan terasa berjalan jauh lebih lambat dari biasanya bagi peraih nomor start 89 tersebut.

"Saya tidak bisa mengendarai motor dengan benar, saya tidak bisa mengerem dengan benar, dan saya tidak bisa memacu motor hingga batas maksimalnya. Ini benar-benar sangat berat menjelang akhir. Selama tiga lap terakhir, saya hanya ingin balapan ini segera selesai," tambahnya.

Setelah melalui ujian berat di Qatar, fokus kini beralih sepenuhnya ke seri penutup musim di Eropa. Dengan kondisi tangan yang masih bengkak akibat akumulasi beban fisik, pembalap berpaspor Spanyol tersebut optimis cederanya akan membaik secara signifikan menjelang akhir pekan mendatang di Sirkuit Algarve, Portimao.

ADVERTISEMENT

"Tangan saya bengkak seperti melon, tetapi saya pikir saya akan pulih hampir 100 persen di Portugal. Saya adalah sosok yang tangguh dan keras kepala. Ada sesuatu di dalam diri saya yang terus mendorong saya untuk berjuang," pungkasnya jelang menghadapi tantangan berikutnya.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU