Jorge Martin memperingatkan bahwa dirinya belum memiliki keunggulan yang dapat diandalkan di Sachsenring setelah mengalami kekurangan grip depan dan belakang pada Practice MotoGP Jerman.
Pemimpin klasemen tersebut tetap mengamankan tiket langsung menuju Q2 dengan menempati posisi kedelapan. Namun, putaran terbaiknya tertinggal 0,600 detik dari Marc Marquez dan 0,447 detik dari Raul Fernandez, yang menjadi pembalap Aprilia tercepat.

Martin hanya terpaut 0,015 detik dari rekan setim sekaligus rival terdekatnya dalam perebutan gelar, Marco Bezzecchi. Keduanya berhasil masuk ke Q2, tetapi selisih terhadap Fernandez menunjukkan masih ada performa yang belum dapat dimaksimalkan dari RS-GP.

“Saya selalu merasa tertinggal karena belum pernah mengendarai Aprilia di sini. Saya merasakan perbedaan besar dibandingkan terakhir kali saya tampil dengan Ducati,” kata Martin.
Menurut Martin, kehilangan waktu paling besar terjadi di Tikungan 7, 8, dan 9. Ia perlu meningkatkan kecepatan tikungan dengan mempelajari data pembalap Aprilia lain yang tampil lebih cepat sepanjang sesi Jumat.
“Saat ini saya tidak merasakan grip belakang, sementara bagian depan banyak bergerak ketika berada di sisi luar ban. Jadi, untuk sementara saya tidak memiliki keunggulan apa pun,” ujarnya.
Martin menilai kecepatan saat ini belum cukup untuk memperebutkan kemenangan, meski peluang podium masih terbuka. Tanpa peningkatan pada grip dan kestabilan motor, ia memperkirakan balapan akan berlangsung sulit.
Setelah meraih kemenangan Sprint di COTA serta kemenangan Sprint dan Grand Prix di Le Mans, Martin menegaskan Aprilia harus terus berkembang karena Ducati dan pabrikan lain telah meningkatkan performa. Fokus berikutnya adalah menemukan perbaikan pada Sabtu agar ia dapat memperkecil selisih sebelum kualifikasi dan balapan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!