Kehadiran Jeremy Clarkson di paddock Formula 1 selalu menjanjikan momen tak terduga, dan akhir pekan Grand Prix Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas kembali menjadi saksi ketika sang mantan presenter Top Gear melontarkan komentar kontroversial yang menyeret Franco Colapinto serta selebritas Hollywood.
Berbincang dengan kru penyiaran televisi sebelum sesi kualifikasi dimulai, wawancara yang awalnya membahas dinamika balap berubah menjadi riuh setelah Clarkson melontarkan candaan sensitif mengenai sanksi grid yang diterima oleh pembalap asal Argentina tersebut. Komentar tersebut merujuk pada insiden masa lalunya terkait kontroversi di Amerika Selatan pada tahun 2014 silam.
Menanggapi situasi yang memanas di garasi tim, Alpine langsung merilis pernyataan resmi untuk meredam polemik yang terjadi, menegaskan dukungan penuh mereka kepada sang pembalap muda yang tengah berjuang menghadapi penalti mesin akhir pekan ini.

Selain menyoroti hukuman grid, Clarkson juga melontarkan kritik pedas terhadap maraknya kehadiran figur publik non-balap di area grid F1 modern, menyindir bahwa sebagian tamu V.I.P. terkadang tidak memahami esensi olahraga adu kecepatan jet darat tersebut.
Hubungan personal Clarkson dengan skuad Enstone sendiri terjalin erat karena letak pabrik tim yang berdekatan dengan area pertanian pribadinya di Oxfordshire, membuat keterlibatannya sebagai tamu kehormatan selalu menyita perhatian media global.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!