Jack Miller dari tim Pramac Yamaha menyatakan sedang “berusaha sekuat tenaga untuk bersabar” menanti keputusan Yamaha terkait kontrak MotoGP 2026. Dengan waktu yang semakin menipis dan opsi lain mulai tertutup, Miller tetap optimistis namun cemas akan masa depannya. Analisis mendalam dari pernyataannya di Austria mengungkapkan ketegangan di balik penantian ini. Akankah Miller bertahan dengan Yamaha?
Miller bergabung dengan Pramac Yamaha untuk musim 2025 dengan kontrak satu tahun setelah meninggalkan KTM, menandai peran tim Italia sebagai satelit resmi Yamaha. Namun, perekrutan Toprak Razgatlioglu untuk 2026 membuat salah satu dari Miller, Miguel Oliveira, atau bahkan Alex Rins berpotensi kehilangan kursi. Hingga kini, Yamaha belum mengumumkan keputusan.

Manajer Balap Yamaha, Paolo Pavesio, sebelumnya menyatakan bahwa line-up 2026 akan diputuskan selama jeda musim panas. Namun, menjelang Grand Prix Austria 2025, Miller mengaku belum mendapat kabar. “Masih belum ada tawaran di meja,” katanya, seperti dilansir The Race. “Saya hanya menunggu, mencoba bermain sabun. Saya ingin tetap di sini, bersama Yamaha.”
Penundaan keputusan Yamaha membuat Miller khawatir peluang lain di luar tim Iwata mulai tertutup. “Awalnya dikatakan sebelum jeda musim panas, lalu setelah jeda. Kenapa ditunda? Saya tidak tahu, tapi semoga segera ada kabar. Peluang lain mulai menghilang,” ujarnya. Meski demikian, ia tetap menunjukkan antusiasme untuk proyek Yamaha. “Saya berusaha sangat sabar karena saya mencintai proyek ini, senang bekerja dengan Yamaha, dan menyukai lingkungan serta kepala kru saya,” tambahnya.
Miller menegaskan komitmennya dengan menghubungi tim untuk menanyakan apa lagi yang bisa ia lakukan. “Saya merasa bisa berkembang lebih jauh, meningkat, dan berbuat lebih banyak. Saya pikir mereka juga puas dengan saya,” katanya. Dengan pengalaman bersama Honda, Ducati, dan KTM, Miller menjadi aset berharga untuk pengembangan motor Yamaha. Namun, ketidakpastian ini menambah tekanan menjelang balapan krusial di Red Bull Ring.
Di FP1 MotoGP Austria 2025, Miller finis di posisi 18 (1:30.565), tertinggal 1,189 detik dari Marc Marquez. Hasil ini menunjukkan tantangan bagi Miller untuk menunjukkan nilai kompetitifnya di sisa musim, yang dapat memengaruhi keputusan kontrak. Analisis mendalam menunjukkan bahwa performa konsisten di balapan mendatang akan krusial untuk mempertahankan posisinya di Yamaha atau mencari peluang lain.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
56 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
45 |
|
3
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
42 |
|
4
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
37 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
34 |
|
6
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
33 |
|
7
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
29 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
13 |
|
9
|
|
Brad Binder
Red Bull KTM Factory Racing
|
13 |
|
10
|
|
Franco Morbidelli
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
12 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
64 |
|
2
|
|
Ducati
|
47 |
|
3
|
|
KTM
|
42 |
|
4
|
|
Honda
|
16 |
|
5
|
|
Yamaha
|
8 |
Baca Juga
Francesco Bagnaia hampir gagal lolos Q2 MotoGP COTA 2026 akibat masalah teknis, namun tetap optimistis menghadapi akhir pekan.
Starting grid Sprint MotoGP Amerika 2026 di COTA dipimpin Fabio Di Giannantonio, dengan Bezzecchi dan Acosta di baris depan.
Jadwal lengkap MotoGP Amerika 2026 di COTA dalam WIB serta cara menonton resmi, termasuk Sprint dan Grand Prix.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!