Insiden yang melibatkan Lewis Hamilton dan rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc, pada putaran pembuka Grand Prix Meksiko terus menyisakan residu panas. Prinsipal tim, Fred Vasseur, secara terbuka melontarkan kritik pedas yang menyebut insiden tersebut sebagai bentuk "kurangnya rasa hormat" terhadap tim dan ribuan staf yang bekerja di Maranello.
Menanggapi pernyataan tersebut menjelang Grand Prix São Paulo, juara dunia tujuh kali itu menegaskan bahwa ia selalu menjunjung tinggi dedikasi tim. "Yah, kami belum benar-benar memiliki waktu untuk berbicara secara mendalam," ujar Hamilton. "Kami sudah berbicara, dan saya sepenuhnya memahami tanggung jawab saya kepada tim. Kami memiliki begitu banyak orang yang bekerja sangat keras di pabrik; itulah mengapa saya selalu memuji mereka."
Hamilton menambahkan bahwa ia selalu berusaha menunjukkan apresiasinya dan berupaya maksimal untuk mendorong kemajuan tim. Baginya, kontribusinya terhadap posisi Ferrari saat ini adalah sebuah hal positif yang tidak bisa diabaikan begitu saja meskipun terjadi gesekan di lintasan. Vasseur sendiri sebelumnya mengaku sulit menerima kegagalan meraih potensi kemenangan atau finis 1-2 di Meksiko akibat insiden tersebut.

Ketika ditanya apakah ia menerima ketidaksenangan dan komentar provokatif dari Vasseur, Hamilton menjawab dengan tenang, "Saya rasa rasa hormat saya selalu yang tertinggi untuk tim saya." Hingga saat ini, diskusi mendalam antara kedua pembalap belum terlaksana sepenuhnya, salah satunya karena Leclerc harus kembali ke Eropa untuk kelahiran putrinya.
Situasi ini menambah tekanan di garasi tim kuda jingkrak yang tengah berjuang mengejar ketertinggalan di klasemen konstruktor. Ketegangan internal ini menjadi sorotan utama paddock, mengingat ambisi besar tim untuk mengakhiri musim dengan performa dominan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!