Donington Park Grand Prix menjadi akhir pekan yang pahit bagi kontingen Hyundai di British Touring Car Championship (BTCC). Meski sempat meraih satu podium lewat Tom Ingram di Race 2, tiga dari enam Hyundai i30N Fastback yang dikelola Team VERTU dan Restart Racing justru diganggu masalah reliabilitas yang serius. Alih-alih bersaing di depan, garasi Hyundai malah sibuk dengan perbaikan darurat.
Adam Morgan kembali menjadi bintang dengan Mercedes A35 Saloon milik CPRL, tetapi nasib berkata lain bagi para pengendara Hyundai. Tom Ingram, yang memulai Race 2 dari posisi kesembilan, tampil impresif dengan naik ke posisi podium ketiga. Namun, ia gagal menyalip Ash Sutton meski memiliki keunggulan ban medium dan boost TOCA yang lebih tinggi. Frustrasi pun tak terbendung dari juara bertahan itu.
“Sulit menerima ketika kami punya boost lebih, ban medium, sementara Ash pakai ban keras dengan boost lebih rendah,” ujar Ingram dengan nada pasrah. “Sulit untuk tidak bisa mengejar dan bersaing dengannya. Tapi, ya, di situlah kami sekarang.”

Kegagalan ini memperpanjang tren inferioritas Hyundai di musim 2026. Ash Sutton bersama NAPA Racing UK dengan Ford Focus Saloon baru terus konsisten lebih cepat dari Ingram. Bahkan, Dan Cammish kini mengancam posisi Ingram di dua besar klasemen pembalap untuk pertama kalinya dalam lima musim. Performa Hyundai yang mulai tergerus menjadi sorotan, terutama dengan kehadiran mobil-mobil baru di grid.
Masalah teknis juga menimpa Tom Chilton dan Chris Smiley. Mesin Swindon Powertrains yang musim lalu begitu andal, kini berbalik menjadi sumber masalah. Chilton bahkan nyaris tidak bisa beradu di lintasan pada hari Minggu karena mobilnya terus bermasalah. Sementara itu, mobil Hyundai i30N Fastback yang sudah berusia sejak 2020 ini semakin tertinggal dibandingkan mobil-mobil generasi terbaru yang mulai mendominasi.
“Mobil ini sudah kami pakai selama lima musim dan Ingram selalu mengumpulkan sekitar 400 poin per musim. Pasti ada alasan mengapa performanya menurun drastis,” ujar salah satu kru tim yang enggan disebutkan namanya. Situasi ini memaksa Team VERTU untuk berpikir keras: apakah ini batas kemampuan mobil tua mereka?
Akhir pekan di Donington menjadi pengingat bahwa di balap touring car, keandalan sama pentingnya dengan kecepatan. Sementara Hyundai harus merenung, rival-rival mereka seperti Power Maxed Racing dengan Audi S3 dan WSR dengan BMW 330i M Sport terus melesat. Musim ini masih panjang, dan pertanyaan besar kini menggantung: bisakah Hyundai bangkit atau akankah mereka semakin terpuruk?



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!