Insiden panas tersaji di sesi latihan bebas Grand Prix Meksiko ketika Max Verstappen dan Liam Lawson terlibat dalam benturan keras yang langsung menarik perhatian para pengawas balap FIA. Ketegangan memuncak di atas lintasan Autodromo Hermanos Rodriguez ketika kedua pembalap enggan mengendurkan gas, berujung pada hancurnya komponen sayap depan mobil Racing Bulls milik Lawson dan serpihan yang berserakan di aspal, memaksa petugas mengibarkan bendera merah demi alasan keselamatan.
Para penonton di tribun sempat dibuat terperangah oleh agresivitas duel tersebut, seolah-olah pertarungan memperebutkan posisi puncak sudah dimulai sejak sesi latihan hari Jumat. Kemarahan langsung terlontar melalui sambungan radio ketika Lawson berseru dengan nada tinggi, 'Er adalah saya, bro, langsung menabrak saya. Setiap akhir pekan!' ucap pembalap muda Selandia Baru tersebut menggambarkan rasa frustrasinya atas manuver sang juara bertahan dunia.
Di sisi garasi Red Bull Racing, mobil RB20 milik Verstappen juga tidak luput dari kerusakan pada elemen pengarah udara di bawah sidepod kiri akibat benturan tersebut. Juara dunia asal Belanda itu memberikan pembelaan tajam terkait insiden tersebut dengan menyatakan bahwa tindakan rivalnya sama sekali tidak mencerminkan keputusan yang cerdas di lintasan latihan bebas.

'Itu bukan perilaku yang sangat cerdas darinya. Jika saya berada di posisinya, saya akan menyelesaikannya dengan cara yang sedikit lebih cerdas. Maksud saya, dia sedang berjuang untuk tempatnya. Pada akhirnya, itu tidak mengubah apa pun pada akhir pekan saya,' ungkap Verstappen menganalisis situasi panas tersebut di hadapan para media usai sesi.
Setelah memanggil kedua pembalap beserta perwakilan tim untuk mendengar keterangan resmi, panel pengawas balap yang terdiri dari Garry Connelly, Loic Bacquelaine, Derek Warwick, dan Omar Chavez menjatuhkan sanksi tegas berupa penurunan posisi start. Keputusan final menyatakan bahwa kedua pembalap terbukti bersalah karena menampilkan perilaku yang tidak dapat diterima dan menganggap tindakan tersebut sebagai sesuatu yang tidak perlu serta canggung.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!