Menjelang sesi kualifikasi Grand Prix Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung sengit, akhir pekan berat menanti Gabriel Bortoleto bersama dua pembalap lainnya yang dipastikan harus menerima kenyataan pahit turun posisi start akibat pelanggaran regulasi teknis komponen mesin.
Sanksi paling berat harus diterima oleh pembalap asal Brasil tersebut yang kini membela panji Audi. Ia terpaksa harus rela memulai jalannya balapan utama dari barisan paling belakang di grid akibat akumulasi hukuman turun 20 posisi start.
Keputusan pahit tersebut dijatuhkan setelah tim memasurkan perangkat baterai serta electronic control unit baru pada mobilnya. Komponen tersebut tercatat sudah memasuki unit keempat yang digunakan sepanjang musim kompetisi R26 ini, melampaui batas maksimal tiga unit yang diizinkan oleh regulasi ketat kejuaraan.

Nasib serupa juga dialami oleh Franco Colapinto yang harus menerima kenyataan turun 10 posisi start pada sesi balapan nanti. Pembalap muda asal Argentina andalan tim Alpine ini terbukti menggunakan unit electronic control unit keempat, melakukan pelanggaran regulasi yang identik dengan Bortoleto.
Sementara itu, awan gelap sedikit lebih cerah menaungi Arvid Lindblad yang menghadapi sanksi lebih ringan pada akhir pekan ini. Pembalap muda asal Inggris dari kubu Racing Bulls tersebut harus rela turun lima posisi di grid start akibat pemakaian mesin pembakaran internal keenam.
Meskipun timnya kedapatan melampaui batas maksimal empat komponen yang diperbolehkan dalam satu musim, regulasi memberikan keringanan berupa penalti yang lebih kecil karena ini merupakan pelanggaran lanjutan dengan ketentuan khusus.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!