SPONSORED

Hamilton Tuntut Investigasi Ferrari Usai Anomali Sasis SF-26

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Hamilton Tuntut Investigasi Ferrari Usai Anomali Sasis SF-26 TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Kubu Ferrari menghadapi anomali teknis yang mendesak pada sasis SF-26 mereka setelah Lewis Hamilton secara terbuka menuntut investigasi mendalam pasca-kualifikasi Grand Prix Monako 2026. Juara dunia tujuh kali tersebut hanya mampu mengamankan posisi start ketiga untuk balapan hari Minggu, tertinggal lebih dari dua persepuluh detik dari sang peraih pole position, Kimi Antonelli, dan rival terdekatnya, Max Verstappen. Kendati posisi start baris kedua merupakan raihan kualifikasi terbaik Hamilton di sirkuit jalan raya Monte Carlo sejak musim 2019, defisit waktu murni tersebut memicu kekhawatiran besar di dalam garasi operasional Maranello.

Parameter telemetri menunjukkan bahwa Ferrari secara signifikan kehilangan keuntungan cengkeraman mekanis yang sebelumnya sangat mendominasi sesi latihan bebas hari Jumat. Hamilton mengonfirmasi bahwa departemen teknis sama sekali tidak melakukan perubahan radikal pada kurva pengaturan suspensi maupun pemetaan aerodinamika menjelang sesi penentuan posisi grid. Kondisi teknis ini memunculkan hipotesis bahwa sasis SF-26 gagal mengonversi fluktuasi temperatur aspal ke dalam jendela operasional ban kompon terlunak Pirelli saat tekanan lintasan memuncak.

"Ini adalah situasi yang cukup sulit bagi kami," ungkap Hamilton secara lugas kepada media dalam sesi wawancara resmi di area paddock. "Saya pikir kami terlihat sangat kuat dan mendominasi saat sesi latihan bebas. Kami hampir tidak mengubah pengaturan mekanis apa pun, tetapi mobil terasa sangat berbeda secara drastis begitu kami memasuki sesi kualifikasi karena suatu alasan yang belum terpetakan. Oleh karena itu, kami diwajibkan untuk melakukan analisis data yang jauh lebih mendalam."

Kimi Antonelli Pimpin Grid F1 Monako 2026 Incar Rekor Juara
Baca JugaKimi Antonelli Pimpin Grid F1 Monako 2026 Incar Rekor Juara

Mengingat karakteristik arsitektur sirkuit Monako yang sangat sempit dan tidak memberikan ruang menyalip secara bersih, start dari baris kedua memberikan kerugian taktis yang signifikan bagi Ferrari. Hilangnya ritme kecepatan murni dalam waktu semalam menempatkan tim kuda jingkrak dalam posisi defensif untuk mempertahankan posisi podium dari kejaran pembalap di belakangnya. Hamilton menegaskan bahwa dirinya telah mengekstraksi batas absolut sasis hingga mendekati dinding pembatas sirkuit, sehingga resolusi teknis terkait hilangnya traksi mekanis tersebut akan menjadi prioritas investigasi tim balap menjelang eksekusi 78 putaran.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU