Gresini Racing kembali menghidupkan memori Marco Simoncelli dengan livery spesial pada Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano World Circuit Marco Simoncelli akhir pekan ini. Dua pembalap tim, Alex Marquez dan Fermin Aldeguer, akan mengendarai Ducati Desmosedici GP dengan warna ikonik yang pernah digunakan Simoncelli saat membela tim pada 2010 dan 2011. Livery tersebut diresmikan Kamis malam di sirkuit, dihadiri Paolo Simoncelli, ayah Marco, serta Carmelo dan Carlos Ezpeleta, desainer Aldo Drudi, dan seluruh tim Gresini Racing yang dipimpin Nadia Padovani.
Penghormatan untuk Simoncelli
Simoncelli memulai debut MotoGP pada 2010 bersama tim Fausto Gresini, yang saat itu menggunakan mesin Honda. Dalam dua musim, ia meraih dua podium dan menjadi salah satu karakter paling karismatik di paddock. Tragedi terjadi pada 23 Oktober 2011 ketika Simoncelli meninggal dunia pada usia 24 tahun akibat kecelakaan di Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang. Setahun kemudian, sirkuit Misano secara resmi dinamai Misano World Circuit Marco Simoncelli sebagai bentuk penghormatan.
“#Gresini30Seasons kembali ke Misano dan penghormatan ini tulus dan tak terhindarkan,” tulis tim dalam pernyataan resmi. “Minggu ini, motor Alex Marquez dan Fermin Aldeguer akan sepenuhnya didedikasikan untuk motor yang menemani Marco Simoncelli selama karier MotoGP-nya yang tragis namun singkat.”

Ikatan Kuat dengan Misano
Simoncelli mengendarai Grand Prix kandang terakhirnya di Misano pada 2011 dan finis keempat. Sejak itu, hubungan antara Gresini Racing, Simoncelli, dan sirkuit Italia tersebut tetap kuat. Livery khusus ini merupakan bagian dari perayaan 30 tahun Gresini Racing. Sebelumnya, pada Grand Prix Jerman, tim juga menampilkan livery khusus untuk mengenang Sete Gibernau dan kemenangannya di Sachsenring pada 2003. Selain itu, tim secara rutin mengenang pendiri Fausto Gresini, juara dunia 125cc dua kali yang meninggal pada 2021.
Bagi para penggemar di tribun, momen ketika Marquez dan Aldeguer melintas dengan warna Simoncelli akan menjadi pengingat emosional akan sosok yang meninggalkan jejak mendalam di hati penggemar MotoGP. Livery ini bukan sekadar estetika, melainkan simbol penghormatan dan kenangan yang hidup. Ketika lampu start menyala pada hari Minggu, warna-warna ikonik itu akan kembali mengaspal di sirkuit yang menyandang nama Simoncelli, membawa semangat dan warisannya bagi generasi pembalap saat ini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!