Sesi kualifikasi Grand Prix Brasil di sirkuit Autodromo Jose Carlos Pace Interlagos menyisakan kekecewaan mendalam bagi George Russell. Pembalap andalan Mercedes-AMG Petronas F1 Team tersebut gagal mengamankan posisi terdepan akibat insiden salah komunikasi krusial yang membuatnya harus membatalkan putaran terbang terakhirnya di tengah kondisi lintasan basah yang ekstrem.
Pembalap asal Inggris bernomor mobil #63 itu tampil begitu dominan sepanjang kualifikasi awal dengan mengandalkan set-up W17 yang sangat kompetitif di atas permukaan lintasan Interlagos yang basah. Meskipun ia sudah mengetahui bakal menghadapi penalti turun lima posisi starting grid akibat pelanggaran sebelumnya, potensi kecepatan murni yang ia tunjukkan sempat menjadikannya kandidat terkuat peraih pole position.
Namun, petaka terjadi ketika George Russell mendekati mobil Williams yang dikemudikan oleh Alex Albon di trek. Tim menginstruksikannya untuk membatalkan putaran cepat tersebut, sementara kondisi cuaca mendadak semakin memburuk dengan hujan lebat yang mengguyur sirkuit, merusak peluangnya mencetak waktu tambahan dan menyerahkan posisi terdepan kepada Lando Norris dari tim McLaren.

Kemarahan sempat meluap melalui sambungan radio tim ketika prinsipal Toto Wolff mencoba menenangkannya dengan menyebut posisi kedua yang berhasil diraihnya. "Tetapi saya tidak ingin berada di posisi kedua. Saya ingin menjadi yang pertama. Itu adalah catatan waktu untuk posisi pertama," ujar George Russell dengan nada tinggi merespons hasil tersebut.
Selepas sesi kualifikasi berakhir, sang pembalap menyatakan perlunya duduk bersama para insinyur Silver Arrows guna membedah kesalahan strategi komunikasi yang merugikan tersebut. "Ya, saya rasa itu hanya sedikit salah komunikasi. Saya perlu berbicara dengan tim karena kami yakin masih mendapatkan satu putaran lagi sebelum hujan turun," ungkapnya.
Ia menambahkan rasa kecewanya karena merasa mobilnya sangat kompetitif di kondisi basah. "Jadi, saya berada di putaran yang sangat kuat dan diminta untuk melambat karena mengejar Albon, lalu hujan pun turun. Jadi ya, ini sangat mengecewakan dan kami perlu memahami bagaimana hal itu bisa terjadi dan mengapa kami salah memperhitungkannya," lanjutnya.
Menatap hari balapan utama di seri ke-20 kalender Formula 1 2026 ini, George Russell berharap kondisi cuaca hujan terus berlanjut demi membuka peluang memperbaiki posisi dari penalti grid yang diterimanya, mengingat ritme balapannya di trek basah terbukti sangat menjanjikan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!