SPONSORED

Tantangan Ekstrem Hujan Badai dan Ban Basah di Kualifikasi F1 GP Sao Paulo

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0 Google Add us as preferred source
Tantangan Ekstrem Hujan Badai dan Ban Basah di Kualifikasi F1 GP Sao Paulo
TO NEWS OVERVIEW
Tantangan Ekstrem Hujan Badai dan Ban Basah di Kualifikasi F1 GP Sao Paulo

Sesi kualifikasi Formula 1 Grand Prix Sao Paulo di Sirkuit Interlagos mendadak berubah menjadi mimpi buruk bagi para pembalap akibat guyuran hujan lebat yang mengubah lintasan menjadi lautan air. Pagi yang hangat di Sao Paulo seketika berubah drastis menjadi trek basah kuyup, menghadirkan salah satu kondisi terbasah yang pernah dihadapi oleh para pembalap sepanjang karier balap profesional mereka di ajang jet darat.

Penundaan panjang selama lebih dari satu jam sempat memaksa paddock berpikir bahwa sesi penentuan grid ini harus digeser ke hari Minggu, mengulang skenario tahun sebelumnya. Beruntung, celah awan akhirnya muncul dan memberikan sedikit harapan setelah pembalap Bernd Maylander melakukan inspeksi lintasan menggunakan mobil keselamatan untuk memastikan kondisi aspal cukup aman bagi para kontestan balap.

Situasi pelik ini memaksa tim-tim Formula 1 untuk mengeluarkan senjata pamungkas yang jarang terlihat di trek kering, yakni ban kompon full-wet bergaris biru buatan Pirelli. Meskipun kerap dikritik hanya berfungsi di belakang mobil keselamatan, ban berkapasitas membuang air hingga 85 liter per detik ini bekerja optimal untuk mengatasi genangan air raksasa di berbagai sudut tikungan Interlagos meskipun fenomena aquaplaning tetap tidak terhindarkan.

Lando Norris Pimpin Grid GP Brasil di Interlagos Diikuti Antonelli
Baca JugaLando Norris Pimpin Grid GP Brasil di Interlagos Diikuti Antonelli

Keputusan race control untuk melanjutkan sesi sempat dinilai terlalu berani oleh pembalap Carlos Sainz yang memperingatkan bahaya visibilitas minim. "Rasanya cukup nekat ketika kami meluncur memakai ban basah karena kami mengalami aquaplaning di gigi enam dan tujuh pada lintasan lurus, dan jika Anda kehilangan kendali pada kecepatan itu, dampaknya pasti sangat besar," ungkap Sainz seusai sesi menegangkan tersebut.

ADVERTISEMENT

Pembalap asal Spanyol tersebut juga menambahkan bahwa jarak pengereman menjadi jauh lebih panjang dan visibilitas di belakang mobil lain hampir tidak ada akibat cipratan air yang masif. Kendati demikian, para pembalap mampu beradaptasi dengan cepat setelah beberapa putaran awal, membuktikan ketangguhan mental mereka di tengah amukan cuaca ekstrem Autodromo Jose Carlos Pace.

Kualifikasi Basah Interlagos

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU