George Russell meluapkan kekecewaannya setelah Grand Prix Malaysia akhir pekan ini diwarnai berbagai kekacauan teknis dan keputusan kontroversial dari pengawas balapan yang membuat jalannya lomba terasa sangat berantakan bagi para pembalap maupun penonton di sirkuit.
Sesi balapan utama sempat mengalami penundaan hingga lebih dari 40 menit akibat guyuran hujan deras yang mengguyur lintasan. Tidak berhenti sampai di situ, masalah kembali terjadi ketika sejumlah mobil mendadak terhenti di atas trek saat putaran formasi akibat bug perangkat lunak pada unit daya mereka.
Situasi tersebut memaksa panitia penyelenggara menunda balapan lebih lama lagi, hingga akhirnya lampu start baru benar-benar padam lebih dari 90 menit dari jadwal semula. Di tengah situasi yang melelahkan itu, pembalap asal Inggris tersebut sebenarnya tampil kompetitif dan berada di jalur yang tepat untuk meraih podium penting bagi Mercedes.

Namun, impian tersebut harus pupus ketika masalah unit daya mendadak menghantam mobil W15 yang dikendarainya, memaksa sang juara GP untuk memarkir kendaraannya lebih awal dan meninggalkan garasi dengan tangan hampa. Ketika disinggung apakah kegagalan tersebut berkaitan dengan temperatur ban dan mesin di belakang mobil keselamatan, ia dengan tegas membantahnya.
"Tidak, saya tidak berpikir demikian. Maksud saya, kami bahkan belum tahu secara pasti. Hanya saja terjadi kegagalan secara tiba-tiba pada mesin," ujar sang pembalap kepada awak media termasuk RacingNews365, meratapi nasib sial yang kembali menimpanya dalam perburuan gelar musim ini.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti prosedur mobil keselamatan yang memakan waktu terlalu lama ketika Sergio Perez diizinkan melewati rombongan utama untuk memutar balik posisinya. Proses unlapping yang panjang itu dinilai mencederai esensi balapan jet darat kelas dunia.
"Seluruh hari ini terasa seperti sebuah kerepotan besar dengan adanya penundaan, pengibaran bendera merah, dan putaran tanpa akhir di belakang mobil keselamatan. Tiba-tiba anda harus melakukan putaran ekstra hanya untuk membiarkan Checo menyalip... itu sama sekali tidak terasa seperti Formula 1," tambahnya.
Akibat hasil minor ini, posisinya di klasemen sementara semakin tertinggal jauh di belakang Kimi Antonelli yang sukses mengamankan finis di podium kedua. Kekecewaan mendalam pun ditutup dengan kritik tajam terhadap jalannya tontonan utama hari itu.
"Saya pasti akan merasa sedikit kecewa jika berada di tribun penonton menyaksikan drama itu terungkap, itu jelas bukan tontonan yang bagus. Dari sudut pandang saya pribadi, ini benar-benar sangat membuat frustrasi," pungkasnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!