Musim debut Genesis di kancah World Endurance Championship (WEC) menyajikan tren positif yang meyakinkan, mulai dari torehan poin perdana hingga raihan pole position perdana yang dicatatkan pada seri pamungkas 6 Jam Barcelona. Memanfaatkan momentum positif tersebut, pabrikan asal Korea Selatan ini resmi mengumumkan formasi pembalap mereka untuk mengahadapi persidangan musim kompetisi 2027 tanpa melakukan perombakan apa pun.
Kepastian komposisi pembalap ini melengkapi pengumuman sebelumnya yang telah lebih dulu memastikan masa depan Daniel Juncadella. Berdasarkan keputusan manajemen, skuad yang diturunkan pada tahun depan akan sepenuhnya diisi oleh nama-nama yang sudah turun ke lintasan sepanjang 2026, yaitu Paul-Loup Chatin, Pipo Derani, Mathieu Jaminet, Mathys Jaubert, dan Andre Lotterer, mendampingi Juncadella dalam mengarungi kalender balap dunia.
Langkah strategis ini diambil bukan sekadar karena apresiasi terhadap catatan performa di atas lintasan, melainkan sebagai upaya krusial untuk merawat stabilitas proyek jangka panjang yang terus menunjukkan grafik peningkatan. Stabilitas menjadi kunci utama dalam fase pengembangan kendaraan agar efisiensi riset tetap terjaga secara optimal.

Team Principal Genesis, Cyril Abiteboul, menegaskan pentingnya faktor kesinambungan bagi kemajuan skuadnya di masa depan. “Kesinambungan adalah hal yang esensial pada fase program ini. Para pembalap telah mengumpulkan pengetahuan berharga mengenai GMR-001 sekaligus membangun hubungan yang solid dengan grup teknis,” ungkap Abiteboul dalam pernyataan resminya.
Abiteboul menambahkan bahwa keputusan mempertahankan seluruh susunan pembalap akan membawa bekal pengalaman berharga menuju tahun 2027. Hal tersebut diyakini mampu mengakselerasi proses pengembangan mobil secara efisien guna mewujudkan ambisi merebut perolehan poin dari kedua mobil di setiap Grand Prix.
Sementara itu, Direktur Olahraga Genesis, Gabriele Tarquini, turut memberikan pandangannya terkait kekompakan para pembalap yang dinilai telah mengenal secara mendalam karakter kendaraan serta metodologi kerja tim. Pole position di Barcelona menjadi bukti nyata atas progres signifikan yang dicapai selama musim perdana.
“Para pembalap kami telah mengenal kendaraan, metode kerja, dan aspek-aspek yang harus kami tingkatkan. Selain itu, mereka telah membangun hubungan yang sangat kuat dengan seluruh tim,” tutur Tarquini. Ia percaya bahwa kelompok ini memiliki potensi besar untuk melompat lebih jauh.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!