Fortescue Zero resmi mengambil alih operasional Team Penske dan akan turun sebagai tim pelanggan Jaguar di era Gen4 Formula E, dimulai musim 2026-27. Keputusan ini menandai babak baru bagi tim asal Australia tersebut, yang sebelumnya lebih dikenal sebagai pemasok teknologi ketimbang tim balap.
Dengan langkah ini, Jaguar akan memasok enam mobil di grid musim depan: empat sudah ada dari tim pabrikan dan Envision, plus dua tambahan dari Fortescue Zero. Ini mempertegas dominasi Jaguar dalam hal jumlah mobil di lintasan, sekaligus mengakhiri spekulasi soal masa depan Penske setelah DS meninggalkan kemitraan pada akhir musim 2025-26.
Penske sendiri bukan nama baru di Formula E. Mereka bergabung sejak musim perdana 2014 dan bertahan selama lebih dari satu dekade, meski sempat berganti identitas mengikuti mitra pabrikan yang berbeda. Kemitraan terakhir bersama DS berlangsung dari 2022 hingga 2026, namun pengumuman DS pada Maret lalu membuat masa depan Penske goyah. Kini, Fortescue Zero memastikan kelanjutan operasi tersebut dengan warna baru.

Bagi Fortescue, langkah ini bukan sekadar ekspansi bisnis. Gus Pichot, CEO Fortescue growth and energy, menyatakan bahwa pihaknya siap berkompetisi di lintasan setelah bertahun-tahun menjadi otak di balik teknologi balap listrik. "Kami di sini untuk balapan, untuk menang, dan untuk berinovasi," ujarnya. Ia menambahkan bahwa motorsport adalah platform untuk mengembangkan teknologi yang berdampak lintas industri, bukan sekadar trofi.

Kepala Jaguar, Ian James, menyambut baik kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa kehadiran Fortescue Zero memperkuat posisi Jaguar di grid dan mencerminkan kepercayaan terhadap teknologi mereka. "Enam mobil Jaguar bersaing memperebutkan poin, podium, dan kemenangan adalah bukti kekuatan program Formula E kami," kata James. Jaguar sendiri baru saja menyegel gelar tim musim 2025-26, menambah wibawa mereka sebagai pemasok powertrain.
Namun, satu pertanyaan besar masih menggantung: siapa yang akan mengemudikan dua mobil Fortescue Zero? Maximilian Gunther telah hengkang dari DS Penske ke Envision, sementara masa depan Taylor Barnard belum jelas. Manajemen Fortescue Zero belum mengumumkan susunan pembalap, meninggalkan ruang spekulasi di paddock menjelang musim baru yang dimulai Desember nanti.
Dengan akuisisi ini, lanskap Formula E musim depan dipastikan berubah. Jaguar semakin kokoh, Penske menjelma Fortescue Zero, dan persaingan menuju era Gen4 kian panas. Semua mata akan tertuju pada bagaimana tim anyar ini beradaptasi dan apakah mereka bisa langsung menantang dominasi tim-tim mapan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!