SPONSORED

Formula 1 Tegaskan Lanjutkan Seri Timur Tengah Meski Ada Boikot MotoGP

Notifikasi
Wahyu
Wahyu
0 Google Add us as preferred source
Formula 1 Tegaskan Lanjutkan Seri Timur Tengah Meski Ada Boikot MotoGP
TO NEWS OVERVIEW
F1 still intends to end its 2026 season in the Middle East

Penyelenggaraan kejuaraan dunia Formula 1 dipastikan tetap berjalan sesuai rencana untuk menutup kalender balap musim ini di kawasan Timur Tengah. Di tengah kisruh dan ketegangan politik yang melanda ajang balap roda dua, bos-bos tim menegaskan kepercayaan penuh kepada pengelola ajang dan otoritas tertinggi balap mobil internasional dalam mengambil keputusan strategis terkait keselamatan logistik dan jadwal seri penutup.

Situasi memanas setelah Yamaha mengambil langkah mengejutkan dengan memboikot putaran balap di Qatar akibat kekhawatiran keamanan menyusul konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Keputusan pabrikan asal Jepang tersebut memicu perdebatan besar di paddock roda dua, terutama setelah mayoritas pembalap turut menandatangani surat keberatan. Namun, Liberty Media yang juga memegang kendali atas ajang roda empat memastikan bahwa situasi di kategori mobil berbeda penanganannya.

Melalui surat resmi yang dikirimkan kepada seluruh kontestan di sela-sela rangkaian akhir pekan balap di Meksiko, manajemen menegaskan bahwa rencana menggelar balapan ganda penutup di Qatar dan Abu Dhabi tetap on track. Dilansir dari Crash.net, pedoman perjalanan serta asuransi hingga kini masih belum mengalami perubahan, mengingat tidak ada insiden serangan terhadap infrastruktur sipil di wilayah tersebut sejak bulan Mei lalu.

Peluang Emas Kimi Antonelli Kunci Gelar Juara Dunia di GP Meksiko
Baca JugaPeluang Emas Kimi Antonelli Kunci Gelar Juara Dunia di GP Meksiko

Sejumlah tokoh penting di paddock turut memberikan pandangan mereka terkait situasi geopolitik yang sensitif ini. Prinsipal tim Red Bull Racing, Laurent Mekies, menyatakan bahwa para punggawa tim sepenuhnya menyerahkan keputusan akhir kepada badan pengelola dan federasi yang memiliki data intelijen lebih komprehensif. "Ini adalah tugas federasi dan penyelenggara untuk mendekatinya secara menyeluruh dengan informasi lengkap," ujar Mekies memberikan penjelasan.

ADVERTISEMENT

Senada dengan hal tersebut, prinsipal tim Williams, James Vowles, juga menekankan pentingnya koordinasi erat antara seluruh kontestan dan pihak otoritas. Dengan jadwal balapan yang semakin mendesak, para pembalap seperti Carlos Sainz memilih untuk berhati-hati dalam berkomentar dan menaruh kepercayaan penuh pada langkah mitigasi yang disiapkan oleh FIA.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU