Fabio Di Giannantonio menjelaskan bahwa peluang memimpin pengembangan motor sesuai gaya balapnya menjadi faktor utama di balik keputusan bergabung dengan KTM untuk MotoGP 2027.
Pembalap Italia itu saat ini memiliki kontrak pabrikan Ducati bersama VR46, tetapi sempat mempertimbangkan dua opsi selama proses negosiasi. Pada akhirnya, Di Giannantonio memilih KTM dan akan membalap bersama Alex Marquez mulai musim depan.
Keputusan tersebut menjadi langkah besar dalam kariernya karena ia melihat kesempatan untuk mengambil peran sentral dalam arah teknis proyek KTM. Di Giannantonio menilai posisi itu memberinya ruang lebih besar untuk membangun motor yang sesuai dengan karakteristik berkendaranya.

“Tentu, saya selalu sangat mempertimbangkan Ducati,” kata Di Giannantonio kepada situs resmi MotoGP.
“Tetapi saya akan menjadi pembalap utama bersama rekan setim saya. Jadi, untuk pengembangan motor, saya akan menjadi pemimpin pengembangan.”
“Tujuan kami bersama adalah membangun motor berdasarkan karakteristik saya. Jadi, saya berpikir itu adalah opsi terbaik untuk gaya balap saya dan masa depan saya.”
Di Giannantonio menilai kepindahan ke KTM sebagai langkah maju dalam karier profesionalnya. Selain faktor teknis, ia juga melihat peran tersebut sebagai kesempatan untuk menjadi wajah dari proyek pabrikan yang memiliki target besar dalam perebutan gelar.
“Tentu, itu akan menjadi langkah maju dalam karier profesional saya. Jadi, tentu itu adalah opsi terbaik untuk saya,” ujarnya.
“Saya sangat bangga dengan pilihan ini. Saya akan menjadi wajah dari sebuah perusahaan, dari sebuah pabrikan, memimpin kelompok besar orang yang mencoba mencapai tujuan utama, yaitu memenangkan kejuaraan.”
Keputusan itu tidak mudah secara personal karena VR46 memainkan peran penting dalam membangkitkan karier Di Giannantonio. Tim milik Valentino Rossi tersebut memberinya kesempatan pada akhir musim MotoGP 2023, ketika masa depannya tidak pasti meski baru saja meraih kemenangan di Grand Prix Qatar.
Bersama VR46, Di Giannantonio kemudian mendapatkan kontrak pabrikan Ducati, lengkap dengan motor spesifikasi pabrikan dan dukungan langsung dari pabrikan Italia tersebut. Karena itu, meninggalkan struktur yang membantunya kembali naik menjadi keputusan emosional.
“Itu akan menjadi target besar, tetapi juga momen kebanggaan yang besar,” kata Di Giannantonio.
“Jadi, saya sangat senang, sangat bangga dengan pilihan saya. Itu tidak mudah, terutama secara personal, dengan kelompok orang luar biasa yang berada di sisi saya bersama tim VR46.”
“Jadi, itu tidak mudah, tetapi terkadang Anda harus memutuskan masa depan Anda, dan saya pikir ini adalah opsi terbaik untuk karier profesional saya.”
Kepindahan Di Giannantonio kini memperkuat susunan pabrikan KTM untuk MotoGP 2027 bersama Alex Marquez, sekaligus menandai perubahan besar dalam arah kariernya dari struktur Ducati menuju peran pengembangan utama di proyek baru.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!