Lando Norris mengakui bahwa insiden senggolan internal tim McLaren pada balapan akhir pekan lalu di Singapura memicu diskusi intensif dan evaluasi mendalam di dalam garasi tim.
Persinggungan yang terjadi pada lap pemungkas sesi tersebut melibatkan dua pembalap utama McLaren dan menjadi sorotan utama di tengah dominasi yang ditunjukkan oleh Max Verstappen serta kendala yang dialami George Russell di lintasan.
Benturan tersebut bermula ketika sebuah upaya manuver masuk ke tikungan lima berujung pada kontak fisik antar-rekan satu tim, menambah daftar catatan insiden gesekan di antara kedua pembalap sepanjang musim kompetisi.

Meskipun demikian, manajemen tim tidak lantas mengubah regulasi dasar membalap yang selama ini berlaku bagi para punggawanya, seperti yang dikonfirmasi langsung oleh sang pembalap asal Inggris tersebut jelang putaran ke-18 F1 musim 2026 di Texas.
"Saya tetap bisa mengambil celah yang ada pada Oscar," ungkapnya kepada awak media, menegaskan bahwa kebebasan bertarung di trek masih diberikan oleh petinggi tim.
Kendati demikian, atmosfer di markas tim, menurut keterangannya, sempat diwarnai teguran tegas akibat insiden yang berpotensi merugikan perolehan poin krusial pabrikan dalam perebutan gelar juara dunia.
"Saya mendapat banyak teguran dan banyak kata-kata evaluasi yang disampaikan, tetapi kami tetap diizinkan untuk membalap," lanjutnya menjelaskan situasi internal pasca-insiden tersebut.
Peringatan keras tersebut menggarisbawahi pentingnya menghindari kontak langsung di lintasan yang dapat berakibat fatal bagi keselamatan maupun hasil akhir balapan, terlebih berkaca dari insiden serupa yang pernah terjadi di seri sebelumnya.
"Tentu saja kita tidak boleh mengulangi apa yang terjadi pekan lalu dan apa yang pernah terjadi di sini tahun lalu, kita tidak boleh membiarkan itu terjadi lagi," imbuhnya dengan nada tegas.
Memasuki sesi latihan bebas pembuka di Circuit of the Americas, kedua mobil McLaren mengamankan posisi di paruh bawah sepuluh besar, dengan catatan waktu yang terpaut dari pemuncak catatan waktu hari itu.
Dilansir dari Crash.net, rangkaian akhir pekan di Amerika Serikat ini menjadi ujian krusial bagi konsistensi performa teknis mobil serta kedisiplinan strategi balap McLaren di sisa kalender musim ini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!