Advertisement Sportrik
15s

Enea Bastianini Soroti Masalah KTM: Sulit Tanpa Slipstream di MotoGP Belanda

Notifikasi
Enea Bastianini Soroti Masalah KTM: Sulit Tanpa Slipstream di MotoGP Belanda
Enea Bastianini ©Michelin

Enea Bastianini mengungkapkan kekhawatirannya tentang performa KTM di MotoGP Belanda. Dengan hasil yang menjanjikan namun terhambat masalah teknis, akankah KTM menemukan solusi untuk bersaing di papan atas?


Enea Bastianini, mantan pemenang balapan bersama Ducati, menghadapi musim 2025 yang penuh tantangan sejak bergabung dengan tim satelit KTM Tech3. Meskipun menunjukkan kilasan potensi, seperti finis ketujuh di Grand Prix Amerika dan kesembilan di Thailand, Bastianini masih berjuang menyesuaikan gaya balapnya yang halus dengan karakter agresif KTM RC16. MotoGP Belanda di Assen menjadi sorotan terbaru, di mana ia berhasil naik dari posisi start ke-20 ke posisi kesembilan, namun mengungkap kelemahan signifikan motornya.

Francesco Bagnaia Nyaris Gagal Q2 MotoGP COTA 2026
Baca JugaFrancesco Bagnaia Nyaris Gagal Q2 MotoGP COTA 2026

ADVERTISEMENT

Bastianini menyebut balapan MotoGP Belanda sebagai salah satu hasil terbaiknya musim ini, mengubah start dari posisi ke-20—setelah penalti tiga posisi karena mengganggu Alex Rins di kualifikasi—menjadi finis kesembilan. Namun, ia menyoroti masalah utama KTM RC16: motor terasa berat dan sulit dikendalikan tanpa slipstream. “Saat saya mengambil slipstream, jauh lebih mudah bagi saya untuk mengubah arah,” katanya.

“Tetapi saat saya sendirian, saya tidak dapat mendorong – motor terasa lebih berat, jadi itu menjadi masalah karena kami kehilangan waktu.”

Bastianini berharap timnya dapat mengidentifikasi penyebab masalah ini untuk meningkatkan performa di balapan mendatang, terutama di Grand Prix Jerman (11-13 Juli).


ADVERTISEMENT

Perjuangan KTM tanpa slipstream menyoroti tantangan teknis yang dapat menghambat peluang Bastianini dan rekan setimnya, seperti Pedro Acosta dan Maverick Vinales, untuk bersaing secara konsisten di posisi terdepan. Meskipun Bastianini menunjukkan keberanian dengan comeback-nya di Assen, ketergantungan pada slipstream membatasi potensi KTM, terutama di sirkuit yang menuntut performa solo. Manajer tim Tech3, Nicolas Goyon, memuji usaha Bastianini, namun menekankan bahwa kualifikasi tetap menjadi kelemahan utama tim.


Bastianini menyatakan optimisme meskipun ada kendala: “Ini adalah salah satu hasil terbaik kami musim ini, tetapi juga salah satu balapan terbaik dalam hal perasaan saat mengendarai motor.”


ADVERTISEMENT

Namun, ia juga mengakui jarak yang masih besar dari pemimpin balapan, Marc Marquez, yang memenangkan MotoGP Belanda. Di platform X, penggemar MotoGP memuji perjuangan Bastianini, tetapi banyak yang mempertanyakan kemampuan KTM untuk bersaing dengan Ducati dan Aprilia tanpa peningkatan signifikan. Goyon menegaskan bahwa tim sedang bekerja keras untuk mengatasi masalah masuk tikungan dan perubahan arah, yang telah menjadi fokus sejak tes di Aragon.


Bastianini menghadapi tantangan ganda: menyesuaikan gaya balapnya dengan KTM RC16 dan mengatasi keterbatasan teknis motor. Masalah tanpa slipstream memperburuk kesulitannya dalam kualifikasi, di mana ia sering start dari posisi belakang. Selain itu, musim 2025 yang sulit dan kontrak yang akan berakhir menambah tekanan pada Bastianini untuk membuktikan nilainya, terutama dengan spekulasi tentang pasar pembalap 2026.

ADVERTISEMENT


Tes pasca-balapan di Aragon telah memberikan harapan dengan pembaruan aerodinamis yang meningkatkan masuk tikungan dan perubahan arah, dua area kelemahan Bastianini. Jika KTM dapat mengatasi masalah slipstream sebelum Grand Prix Jerman, Bastianini berpotensi mencapai hasil yang lebih kompetitif. Keberhasilannya di Assen menunjukkan potensi, tetapi konsistensi akan menjadi kunci untuk mengembalikan reputasinya sebagai penantang terdepan.


ADVERTISEMENT

Pantau perkembangan terbaru Enea Bastianini dan berita MotoGP lainnya di SPORTRIK. Berlangganan untuk analisis eksklusif dan pembaruan real-time dari dunia balap motor.


ADVERTISEMENT
Klasemen MOTOGP DRIVERS CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
1
Marco Bezzecchi
Marco Bezzecchi Aprilia Racing
56
2
Jorge Martin
Jorge Martin Aprilia Racing
45
3
Pedro Acosta
Pedro Acosta Red Bull KTM Factory Racing
42
4
Fabio Di Giannantonio
Fabio Di Giannantonio Pertamina Enduro VR46 Racing Team
37
5
Marc Marquez
Marc Marquez Ducati Lenovo Team
34
6
Ai Ogura
Ai Ogura Trackhouse MotoGP Team
33
7
Raul Fernandez
Raul Fernandez Trackhouse MotoGP Team
29
8
Alex Marquez
Alex Marquez BK8 Gresini Racing MotoGP
13
9
Brad Binder
Brad Binder Red Bull KTM Factory Racing
13
10
Franco Morbidelli
Franco Morbidelli Pertamina Enduro VR46 Racing Team
12
Klasemen MOTOGP CONSTRUCTORS CHAMPIONSHIP
POS FOTO CONSTRUCTOR PTS
1
Aprilia
Aprilia
64
2
Ducati
Ducati
47
3
KTM
KTM
42
4
Honda
Honda
16
5
Yamaha
Yamaha
8

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU