Lebih dari 100 hari setelah kecelakaan mengerikan di Grand Prix Catalunya, Johann Zarco akhirnya mendapat lampu hijau dari dokter pribadinya untuk kembali turun balapan di Aragon pekan depan. Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi pembalap LCR Honda itu dan para penggemarnya yang sudah menantikan aksinya di lintasan.
Kecelakaan yang menimpa Zarco terjadi pada restart pertama GP Catalunya di Tikungan 1, Mei lalu. Dalam insiden yang juga melibatkan Luca Marini dan Francesco Bagnaia tersebut, kaki kiri Zarco tersangkut di roda belakang motor Ducati milik Bagnaia. Akibatnya, ia menderita cedera ligamen lutut yang serius serta luka bakar cukup dalam di area yang sama.
Awalnya, tim medis memilih menunggu peradangan di lututnya mereda dan luka bakar pulih sebelum melakukan operasi. Namun seiring berjalannya waktu, diagnosis dari Dr. Bertrand Sonnery-Cottet dan timnya di Lyon berubah menjadi perawatan konservatif. Zarco pun tidak menjalani operasi, dan LCR sempat mengumumkan kemungkinan kembalinya pada September.

Namun, perkembangan positif justru datang lebih cepat. Menurut tim satelit Honda, "Pemulihan Johann berjalan baik dalam beberapa pekan terakhir, yang memungkinkannya untuk mempercepat kembali ke trek." Dalam pernyataan resmi, LCR juga menyebut bahwa Zarco "secara progresif meningkatkan porsi latihannya, mengendarai supermotard dan Honda CBR1000RR sebagai bagian dari rehabilitasi."
Dengan demikian, "setelah mengalami kemajuan yang stabil dan mendapat izin dari tim medisnya untuk kembali balapan, Zarco akan terbang ke Aragon dengan tujuan kembali berkompetisi, tergantung pada lolosnya pemeriksaan medis wajib di sirkuit," tulis LCR. Jika akhirnya turun di FP1 pada 28 Agustus, Zarco akan absen lebih dari 100 hari.
Selama masa pemulihannya, LCR mendapat bantuan luar biasa dari pembalap Inggris, Cal Crutchlow, yang comeback secara mengejutkan setelah pensiun dari MotoGP pada 2020. Pembalap berusia 40 tahun itu gagal mencetak poin dalam enam seri yang diikutinya, namun sempat nyaris di Hungaria dan Belanda, di mana ia finis di posisi 16.
Meski LCR percaya penuh pada kesembuhan Zarco, segala indikasi menunjukkan Crutchlow tetap akan terbang ke Aragon sebagai cadangan, jika Zarco gagal lolos pemeriksaan medis yang dilakukan Dr. Angel Charte di sirkuit. Crutchlow juga dikabarkan terus menjaga kebugaran untuk sisa musim, siapa tahu jasa-jasanya kembali dibutuhkan di 10 seri tersisa.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!