SPONSORED

Williams Bawa Sasis Ringan Baru dan Update Aero ke Baku

Notifikasi
0
Williams Bawa Sasis Ringan Baru dan Update Aero ke Baku
TO NEWS OVERVIEW
Williams Bawa Sasis Ringan Baru dan Update Aero ke Baku

Williams akhirnya menjawab salah satu masalah terbesar mereka musim ini: bobot berlebih. Di Grand Prix Azerbaijan, tim asal Grove itu memperkenalkan sasis FW48 yang sepenuhnya baru, dirancang dengan teknik produksi mutakhir yang diklaim belum pernah dipakai tim lain di grid. Langkah ini menjadi upaya serius untuk bangkit dari keterpurukan di klasemen konstruktor.

Sejak awal musim, kelebihan berat menjadi momok yang menghambat performa FW48. Team Principal James Vowles blak-blakan menyebut bahwa transisi regulasi yang radikal, ditambah keterbatasan sumber daya dan infrastruktur dibanding tim-tim besar, membuat proyek 2026 mereka terhambat. Akibatnya, bobot mobil membengkak, dan itu langsung berdampak pada laju mobil di lintasan.

Dengan sasis anyar yang diperkenalkan di Baku, FW48 kini mencapai batas berat minimum yang disyaratkan. Vowles mengungkapkan bahwa keunggulan utama sasis ini terletak pada teknik manufakturnya, yang memungkinkan tim menyeimbangkan bobot dan kekakuan secara lebih optimal. Dalam dunia sasis, pemilihan dan pengolahan panel karbon sangat krusial, begitu pula cara memperkuat struktur. Tim bisa memilih untuk menyisipkan honeycomb atau rib untuk mendapatkan kekakuan yang diinginkan, dan setiap tim punya pendekatan berbeda. Vowles menjamin tidak ada sasis lain di grid yang dibuat dengan metode serupa, meski detail persisnya dirahasiakan.

MotoGP Reveals 2027 Calendar: 22 Races in New 850cc Era
Read AlsoMotoGP Reveals 2027 Calendar: 22 Races in New 850cc Era

Paket Aerodinamika Menyertai Sasis Baru

Bukan hanya sasis, Williams juga membawa sejumlah pembaruan aerodinamika ke Baku. Lantai mobil mengalami modifikasi pada bagian inlet flow conditioner, tepi luar, serta elemen vertikal dan horizontal di area depan. Tim juga memberi perhatian ekstra pada pengelolaan aliran udara di belakang, dengan menambahkan penutup baru untuk lengan suspensi belakang dan menyempurnakan flap di sekitar struktur impact rear, dekat dengan FTM di belakang knalpot. Terakhir, elemen aerodinamika baru dipasang pada grup roda depan dan belakang, yang dikembangkan khusus untuk berinteraksi dengan lantai anyar.

ADVERTISEMENT

Secara keseluruhan, kombinasi pengurangan bobot dan paket evolusi ini diharapkan memberikan lompatan performa signifikan. Namun, Vowles menyadari bahwa peningkatan tersebut sulit dinilai hanya dari satu sirkuit, terlebih Baku yang memiliki karakter unik dengan kombinasi trek lurus panjang dan tikungan sempit. Di trek seperti ini, efisiensi aerodinamika dan kestabilan pengereman lebih diuji ketimbang downforce murni.

Meski demikian, Williams masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk mendekati papan atas klasemen. Tim belum mengungkap apakah sasis baru ini akan langsung dipakai oleh kedua pembalap atau hanya satu mobil saja, mengingat keterbatasan suku cadang. Yang jelas, langkah ini menjadi sinyal bahwa Williams serius ingin keluar dari zona bawah dan kembali bersaing di pertengahan grid.

Bagi para penggemar, debut sasis baru Williams di Baku patut dinantikan. Jika klaim Vowles benar, FW48 bisa menjadi kejutan di sisa musim. Namun, ujian sesungguhnya baru akan terlihat di sirkuit-sirkuit yang lebih konvensional, di mana karakter mobil benar-benar teruji.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU