Formula 1, Sportrik Media - Atlassian Williams F1 Team dipastikan tidak akan ambil bagian dalam tes pramusim Formula 1 pertama musim 2026 di Barcelona pekan depan, setelah menghadapi kendala teknis yang menghambat kesiapan mobil terbarunya, FW48.
Seluruh 11 tim Formula 1 semula dijadwalkan turun ke lintasan Circuit de Barcelona-Catalunya dalam sesi uji coba tertutup berdurasi lima hari, dengan masing-masing tim diizinkan menjalani maksimal tiga hari pengujian. Namun, Williams terpaksa menarik diri dari program tersebut menyusul kesulitan dalam menyelesaikan uji tabrak wajib yang ditetapkan oleh FIA.
Berdasarkan informasi yang telah dikonfirmasi, masalah pada tahap homologasi struktur keselamatan menjadi faktor utama di balik keputusan ini. Tanpa kelulusan uji tabrak, mobil tidak diizinkan turun ke lintasan, sehingga Williams memilih untuk menunda keikutsertaan daripada memaksakan program yang berisiko mengganggu validasi teknis jangka panjang.
Dampak dari absennya Williams cukup signifikan terhadap persiapan musim. Dengan kehilangan satu dari tiga rangkaian tes pramusim, tim kini kehilangan sepertiga dari total sembilan hari pengujian yang diizinkan sebelum balapan pembuka musim. Kondisi ini berarti Alex Albon dan Carlos Sainz hanya akan memiliki waktu terbatas di lintasan, maksimal tiga hari per pembalap, selama dua tes lanjutan di Bahrain pada Februari.
Keterbatasan waktu tersebut meningkatkan tekanan pada program Bahrain, yang kini menjadi satu-satunya kesempatan bagi Williams untuk memahami karakter dasar FW48 sebelum musim dimulai. Efisiensi pengumpulan data dan korelasi simulasi akan menjadi faktor kunci dalam meminimalkan kerugian dari absennya tes Barcelona.
Situasi ini juga mengingatkan pada pengalaman Williams pada 2019, ketika tim gagal mengikuti dua hari pertama tes pramusim akibat masalah dalam pembangunan dan desain FW42. Saat itu, Williams baru mampu menjalani running pada hari ketiga di Barcelona, sebuah kemunduran awal yang berdampak pada performa sepanjang musim.
Meski konteks regulasi dan struktur tim kini berbeda, kemiripan situasi tersebut menegaskan tantangan berulang yang dihadapi Williams dalam fase transisi teknis besar. Regulasi 2026 menuntut integrasi struktur keselamatan, aerodinamika, dan sistem power unit secara presisi sejak tahap awal pengembangan.
Absennya Williams dari tes pramusim pertama ini menempatkan fokus besar pada kemampuan tim untuk memaksimalkan persiapan alternatif dan mengeksekusi program Bahrain tanpa kesalahan. Bagaimana Williams mengelola keterbatasan waktu ini akan sangat menentukan kesiapan kompetitif mereka saat Formula 1 musim 2026 resmi dimulai.



Discussion (0)
Please login to join the discussion.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!