Bos Mercedes, Toto Wolff, secara tegas menepis pandangan dari mantan penasihat Red Bull, Helmut Marko, mengenai situasi internal timnya. Marko sebelumnya mengklaim bahwa George Russell tidak lagi memegang status sebagai pembalap nomor satu di skuad Panah Perak menyusul performa impresif rekan setimnya musim ini.
Spekulasi ini mencuat setelah penampilan dominan Andrea Kimi Antonelli di Grand Prix Amerika Serikat yang membawanya di ambang titel juara dunia Formula 1 2026. Pembalap muda asal Italia tersebut kini hanya membutuhkan dua poin tambahan untuk memastikan mahkota juara dunia pertamanya pada balapan berikutnya di Mexico City, sebuah pencapaian luar biasa bagi seorang debutan.
Melihat dinamika garasi Mercedes yang berbalik arah, Marko melontarkan komentar pedas dengan menyatakan bahwa Russell akan kesulitan bangkit dari kekecewaan musim ini. Menurut Marko, Antonelli telah merebut status utama di dalam tim dan meragukan apakah Russell masih memiliki kesempatan lain untuk merebut gelar juara dunia di masa depan.

Menanggapi pernyataan tersebut, Wolff tidak tinggal diam dan langsung memberikan pembelaan terbuka bagi pembalap asal Inggris itu. Wolff mengakui perbedaan karakter personal namun tetap menghargai pandangan sang rival, meski ia memastikan bahwa analisis tersebut keliru total terkait kapasitas mental dan kecepatan murni Russell.
Helmut, dia adalah rekan senegara saya dari Austria yang bukan sahabat karib, tapi saya menghormati opininya. Namun saya pikir dia keliru soal George, ujar Wolff seperti dilaporkan oleh media. George memiliki seluruh kemampuan yang dibutuhkan. Saya rasa mobil musim ini kurang begitu cocok dengan gaya balapnya.
Wolff menambahkan bahwa transisi mental di awal musim terasa sangat berat ketika seorang pembalap unggulan merasa tahun ini adalah momentumnya, namun justru mendapati talenta luar biasa tampil konsisten mengikis keunggulan poin. Meski demikian, kepemimpinan Mercedes tetap menaruh keyakinan penuh pada potensi sang pembalap untuk bangkit pada musim-musim mendatang.
Dan saya yakin pada musim yang baru nanti, George, jika kami mampu menyediakan mobil yang kompetitif baginya, ia mutlak memiliki apa pun yang diperlukan untuk merengkuh gelar juara dunia, tegas Wolff. Jadi, menurut saya terlalu gegabah untuk mengesampingkan begitu saja seluruh rekam jejak kemenangan beruntunnya di Formula 2, Formula 3, hingga dominasi kejuaraan Eropa di level karting, semua talenta murni itu masih melekat pada dirinya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!