SPONSORED

Toprak Razgatlioglu Ikuti Set-up Fabio Quartararo di Catalunya

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Toprak Razgatlioglu Ikuti Set-up Fabio Quartararo di Catalunya TO NEWS OVERVIEW
© Michelin

Toprak Razgatlioglu berencana mencoba set-up motor ala Fabio Quartararo pada MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini setelah melihat performa impresif pembalap Prancis tersebut bersama proyek V4 terbaru Yamaha di Le Mans.

Quartararo mencatat hasil terbaik Yamaha musim ini dengan finis keenam pada grand prix MotoGP Prancis, hanya terpaut 7,7 detik dari pemenang balapan Jorge Martin. Hasil tersebut juga memperlihatkan gap besar dibanding rider Yamaha lain, termasuk Alex Rins dan Razgatlioglu sendiri.

Razgatlioglu finis ke-13 di Le Mans, tepat di belakang Rins. Namun, pembalap asal Turki itu tertinggal sekitar 32 detik dari pemenang balapan dan mengakui perbedaan performa dibanding Quartararo masih terlalu besar.

Full Moto3 Catalunya 2026 Schedule and Veda Ega Agenda
Read AlsoFull Moto3 Catalunya 2026 Schedule and Veda Ega Agenda

“Kami belajar banyak hal di Le Mans dan di Barcelona kami ingin menggunakan pengalaman itu. Mungkin kami juga akan mencoba arah set-up berbeda karena jelas set-up Fabio bekerja jauh lebih baik dibanding milik kami,” ujar Razgatlioglu.

ADVERTISEMENT

Juara dunia WorldSBK tersebut mengaku mulai menganalisis secara detail bagaimana Quartararo mampu memaksimalkan karakter Yamaha V4, khususnya pada area cornering yang menurutnya masih menjadi kelemahan terbesar dirinya saat ini.

“Fabio melakukan pekerjaan luar biasa dan kami tidak punya pace seperti dia. Saya mencoba memahami alasannya karena kami perlu meningkatkan motor seperti Fabio,” jelasnya.

Menurut Razgatlioglu, perbedaan terbesar terlihat pada kemampuan motor ketika memasuki fase turning di tengah tikungan. Ia merasa pengereman motor miliknya sudah cukup kompetitif, tetapi kehilangan banyak waktu ketika motor mulai berubah arah.

ADVERTISEMENT

“Kami kehilangan banyak waktu saat turning karena saya memakai set-up berbeda dibanding rider lain. Tetapi di Catalunya kami akan mencoba sedikit lebih mirip gaya Fabio. Jika saya suka, mungkin akan dipertahankan,” katanya.

Razgatlioglu juga mengonfirmasi dirinya mengikuti Quartararo menggunakan front wing spesifikasi lama di Le Mans setelah merasa motor lebih stabil ketika mempertahankan sudut kemiringan sambil mengerem.

Meski mulai menemukan arah pengembangan yang lebih baik, Razgatlioglu mengaku masih kesulitan beradaptasi dengan posisi duduk dan karakter ergonomi motor MotoGP modern yang berbeda jauh dibanding motor WorldSBK.

ADVERTISEMENT

“Saya masih merasa duduk terlalu tinggi dan bagian depan motor terasa rendah. Perasaannya aneh karena ini bukan gaya saya, tetapi saya harus beradaptasi karena motor MotoGP memang seperti ini,” ujarnya.

Berbeda dibanding Le Mans yang benar-benar baru baginya, Razgatlioglu datang ke Catalunya dengan pengalaman kuat di lintasan tersebut setelah sebelumnya meraih sejumlah kemenangan WorldSBK di Barcelona.

“Saya punya kenangan bagus di sini dari kemenangan saya di Superbike. Tentu saya berharap bisa mulai membuat kenangan bagus bersama Yamaha di MotoGP juga,” kata Razgatlioglu.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU