WRC, Sportrik Media - Takamoto Katsuta mengalami insiden tidak biasa pada etape khusus terakhir Sabtu pagi di Reli Canary 2026, namun tetap menunjukkan performa kompetitif sepanjang sesi.
Pembalap Toyota Gazoo Racing tersebut kehilangan waktu sekitar empat detik setelah melakukan kesalahan di bundaran, di mana ia memutar mobil dua kali alih-alih satu putaran seperti yang seharusnya. Insiden ini menjadi salah satu momen paling unik pada sesi pagi.
Katsuta mengakui bahwa ia sendiri tidak sepenuhnya memahami penyebab kesalahan tersebut, yang terjadi saat keluar dari area penalti.

“Saya tidak tahu. Saya kurang fokus saat keluar dari area penalti dan melakukan kesalahan,” ujar Katsuta.
Meski demikian, secara keseluruhan Katsuta menilai performanya pada sesi pagi cukup positif. Ia berhasil memangkas jarak dengan Sami Pajari yang berada di posisi keempat, dengan selisih kini hanya 5,8 detik menjelang etape sore.
Peningkatan performa tersebut tidak terlepas dari perubahan signifikan pada set-up mobil yang ia lakukan untuk hari Sabtu. Katsuta menyebut bahwa mobil kini terasa lebih stabil dan sesuai dengan gaya mengemudinya dibandingkan hari sebelumnya.
“Dibandingkan kemarin, sensasi mengemudi jauh lebih baik dan semuanya bekerja lebih sesuai keinginan saya. Namun, kondisinya sangat menantang dan membutuhkan komitmen penuh di setiap etape,” jelasnya.
Kondisi lintasan yang berubah-ubah, dengan kombinasi aspal kering dan basah, menjadi tantangan utama bagi seluruh pembalap. Dalam situasi ini, keseimbangan antara agresivitas dan kehati-hatian menjadi faktor kunci.
“Anda harus menemukan keseimbangan antara seberapa besar Anda bisa menyerang dan seberapa banyak Anda harus mempertimbangkan kondisi. Permukaan yang kering dan basah membuat segalanya tidak mudah,” tambah Katsuta.
Menariknya, perubahan set-up yang dilakukan Katsuta didasarkan pada diskusi teknis dengan dua pembalap berpengalaman, yakni Kalle Rovanpera dan Ott Tanak. Masukan dari keduanya dinilai sangat membantu dalam menemukan arah pengembangan yang tepat.
Katsuta secara khusus menyoroti kontribusi Rovanpera, yang memiliki pengalaman kuat di reli ini setelah meraih kemenangan pada edisi sebelumnya.
“Ya, itu sangat membantu, dan Ott juga membantu. Mungkin saya membuat kesalahan saat pengujian sebelumnya. Saya pikir solusinya sudah tepat, tetapi ternyata tidak. Sekarang akhirnya terasa benar,” tutupnya.
Dengan selisih waktu yang semakin tipis dan performa yang meningkat, Katsuta kini berada dalam posisi untuk menekan lebih jauh di sesi sore, sekaligus membuka peluang untuk naik posisi dalam klasemen Reli Canary 2026.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!