SPONSORED

Strategi Kacau Haas Hancurkan Peluang Poin Ollie Bearman

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Strategi Kacau Haas Hancurkan Peluang Poin Ollie Bearman
TO NEWS OVERVIEW
Oliver Bearman © XPB Images

Ollie Bearman meluapkan kekesalan mendalam usai merampungkan balapan Formula 1 yang penuh drama, menyusul keputusan taktis kontroversial yang dinilai telah merusak total peluangnya mendulang angka krusial. Pembalap muda asal Inggris tersebut merasa dirugikan oleh keputusan tim Haas yang memaksanya memulai lomba dengan ban usang dan tidak sesuai kondisi trek, padahal ia memiliki kecepatan mumpuni untuk bersaing di barisan tengah.

Ketegangan bermula ketika Ollie Bearman sejak awal sangat bersikeras untuk menggunakan ban intermediate yang dinilai paling masuk akal untuk menghadapi kondisi cuaca trek. Namun, tanpa sepengetahuannya, garasi Haas justru mengambil perjudian besar dengan menerapkan strategi terbelah, di mana rekan setimnya yakni Esteban Ocon justru dipasangkan ban intermediate dari posisi belakang.

Sebagai pembalap yang berada di posisi grid lebih depan dibanding Esteban Ocon, Ollie Bearman merasa sangat tidak adil karena tim justru memberikan strategi berisiko tinggi kepada mobil terdepan mereka. Seharusnya, menurut pebalap berusia 21 tahun itu, perjudian strategi diambil pada mobil kedua, sementara mobil utama mendapatkan opsi yang jauh lebih masuk akal dan aman untuk mengamankan posisi.

Gasly Frustrated After Rival F1 Team Gifted Points
Read AlsoGasly Frustrated After Rival F1 Team Gifted Points

Akibat keputusan tersebut, Ollie Bearman langsung tertinggal jauh dan kehilangan banyak waktu berharga setelah safety car pertama masuk, membuatnya terdampar hingga 40 detik di belakang rombongan tengah. Walaupun sempat menunjukkan kecepatan luar biasa saat menggunakan ban kompon keras dan berhasil menyalip mobil Alpine, ia harus puas menutup akhir pekan di posisi ke-14 di depan Esteban Ocon yang berada tepat di belakangnya.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari Crash.net, Ollie Bearman menegaskan kekecewaannya secara terbuka. "Pedal gas saya berfungsi, yang merupakan awal yang bagus, tetapi saya berakhir dengan ban licin, dan itu adalah pilihan yang salah," ungkapnya. Ia menambahkan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui perubahan mendadak tersebut hingga detik-detik terakhir sebelum balapan dimulai.

"Bukan pilihan saya. Saya bersikeras agar kami memulai dengan ban inters, dan ada kemungkinan nol persen bahwa kami akan menggunakan ban licin, tetapi tim memutuskan untuk menempatkan saya pada ban licin pada menit terakhir, yang tidak saya ketahui," imbuhnya dengan nada jengkel. Meskipun mengakui bahwa strategi tersebut bisa saja membuat mereka terlihat seperti pahlawan jika berhasil, kenyataannya keputusan itu justru menghancurkan potensi besar yang dimiliki Haas akhir pekan ini.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU