Sebuah musim penuh sejarah tengah dijalani McLaren. Andrea Stella, sebagai pemimpin tim, mengemban tanggung jawab besar untuk menjaga warisan panjang pabrikan asal Woking itu. Momen bersejarah itu terukir pada Grand Prix Monako 2026, ketika tim merayakan 60 tahun debut F1 sekaligus start grand prix ke-1.000, menjadikannya tim kedua setelah Ferrari yang mencapai angka tersebut.
Andrea Stella mengambil alih kemudi McLaren pada awal 2023, saat tim tengah terpuruk di dasar grid. Restrukturisasi teknis besar-besaran mengubah wajah tim dalam hitungan bulan. Hasilnya, McLaren menjadi penantang podium reguler, lalu merebut gelar juara konstruktor pertamanya dalam 26 tahun pada 2024, dan mengulanginya pada 2025.
Musim lalu juga menjadi saksi gelar juara dunia pembalap pertama bagi Lando Norris. Total 21 kemenangan grand prix dan 22 pole position telah dikumpulkan McLaren di bawah kepemimpinan Stella, sebuah bukti nyata kebangkitan tim legendaris ini.

Ketika ditanya tentang tanggung jawabnya menjaga warisan McLaren, Stella menjawab dengan tegas. "Ini tentu tanggung jawab yang signifikan, dibarengi rasa bangga yang saya yakin dimiliki semua kolega di tim," ujarnya. "Merupakan keistimewaan memimpin tim ini karena apa yang diwakilinya dalam sejarah dan masa kini Formula 1, tetapi di atas semua itu, karena cara tim terus memandang ke depan dan menghadapi tantangan."
Stella menekankan bahwa semangat juang tim tidak pernah padam. "Ada hasrat untuk menang, ada energi, ada bakat. Ada keinginan untuk menulis babak baru yang layak menyandang tradisi yang kami pikul di pundak kami, dan melakukannya dengan gaya khas McLaren," tambahnya.
Pernyataan Stella muncul di tengah persaingan ketat papan atas F1 musim ini. McLaren datang sebagai juara bertahan, dengan target mempertahankan dominasi sekaligus membangun fondasi untuk era regulasi baru. Konsistensi dan inovasi teknis menjadi kunci untuk terus berada di depan, dan Stella tampaknya siap memikul beban sejarah itu.
Dengan kombinasi pengalaman, talenta muda, dan budaya kemenangan yang telah ditanamkan, McLaren di bawah Stella tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga berusaha menuliskan namanya lebih dalam lagi dalam buku sejarah olahraga ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!